Situs web yang di monetisasi dengan iklan pihak ketiga seperti iklan google adsense pasti mengalami kemunduran kecepatan pemuatan halaman (loading situs web jadi lambat atau berat). Hal itu dikarenakan iklan pihak ketiga menggunakan script, image, css, dan lainnya yang di simpan di host pihak ketiga, sehingga server akan bekerja lebih keras lagi untuk memuat halaman web.

Teori nya sederhana, semakin banyak link dan file baik itu script, html, css, gambar dan multimedia lainnya yang berasal dari pihak ketiga, maka semakin banyak permintaan dan kunjungan keluar yang menyebabkan pemuatan atau loading situs web menjadi lebih lambat.
Tips Memasang Iklan AdSense Agar Loading Website Tidak Berat
Meskipun demikian hal itu masih bisa untuk diminalisir dengan beberapa tips speed up adsense berikut ini guna mengurangi beban server agar tidak terlalu terbebani dan efek positif dari itu loading situs web tetap stabil meskipun situs di monetisasi dengan iklan adsense atau iklan pihak ketiga lainnya.

Tips Memasang Iklan Adsense Agar Loading Situs Tidak Berat.
  1. Gunakan bundle javascript adsense asinkron.
  2. Pasang 1 satu saja bundle javascript untuk semua unit iklan.
  3. Internalisasi inline css pada iklan adsense.
  4. Minifikasi kode iklan adsense sebelum dipasang ke situs web.
  5. Batasi jumlah iklan yang ditampilkan.
  6. Gunakan lazyload adsense jika diperlukan.
Keterangan & Penerapan

Pertama - Gunakan bundle script asinkron - Adsense memang telah membuat semua bundle script asinkron di akun anda, hal itu dilakukan meningkatkan latensi web dan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengunjung situs web. Jika diperlukan kode iklan adsense memang bisa dirubah dari asinkron menjadi sinkron, tetapi sebaiknya gunakan script asinkron saja dengan alasan diatas.
[code type="JavaScript"]<script data-ad-client="ca-pub-4209467777280582" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>[/code]
Ke-Dua - Gunakan 1 bundle script untuk semua unit iklan, setiap pengambilan kode iklan adsense akan selalu disertakan bundle javascript adsense seperti contoh diatas.

Jika anda sudah memasang 1 bundle script adsense atau kode iklan auto ads di header situs, maka untuk pemasangan unit iklan tidak perlu lagi menyertakan bundle script adsense. Sehingga ketika pemasangan unit iklan, anda hanya memasang kode seperti berikut ini.
[code type="Adsense"]<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777280582"
     data-ad-slot="7680930151"
     data-ad-format="auto"
     data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Ke-Tiga - Internalisasi inline css yang ada pada kode iklan adsense, inline css salah satu faktor yang menghambat perenderan situs web, maka dari itu meskipun inline css pada iklan adsense tergolong kecil sebaiknya di internalkan saja, untuk melakukan internalisasi inline css pada iklan adsense lihat panduan berikut; internalisasi inline css.

Ke-Empat - Minifikasi kode iklan adsense, minify kode iklan adsense, jika langkah 1,2 dan 3 sudah di lakukan maka sebenarnya anda telah melakukan minifikasi terhadap kode iklan adsense.

Ke-Lima - Membatasi jumlah iklan yang ditampilkan di situs web juga membantu meringankan loading atau pemuatan halaman website.

Praktik terbaik
  • Tampilkan iklan di halaman web anda 4 hingga 5 unit saja.
  • Jangan penuhi halaman web anda dengan iklan, selain memberatkan pemuatan halaman web, menampilkan iklan adsense dalam jumlah yang banyak juga tidak menguntungkan dari sisi pendapatan CPC.
Ke-Enam - Lazyload adsense - Lazyload adsense berfungsi untuk menunda perenderan iklan dan mengutamakan pemuatan halaman web. Jika anda masih menginginkan speed yang lebih, anda dapat menggunakan lazyload adsense untuk mempercepat loading halaman web.

Saya fikir 6 trik speed up adsense di atas sudah cukup untuk meringankan loading situs web yang di monetisasi dengan iklan adsense, bahkan jika anda melakukan lima saja tanpa menerapkan lazyload adsense sudah cukup untuk membuat pemuatan halaman web atau loading situs web stabil (nyaris sama sebelum menggunakan iklan pihak ketiga seperti adsense dan lainnya).

Halo publisher, apakah kamu pernah berfikir untuk memasang kode iklan adsense dari A ke situs B? Kira kira apa yang akan terjadi jika hal itu dilakukan? Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan kepada teman-teman publisher mengenai eksperiment ini, yaitu memasang kode iklan konten yang sesuai (matched content) dari situs A ke situs B. Eeksperimen ini mungkin akan membuat anda tercengang karena dalam sejarah adsense tidak pernah menganjurkan hal ini, kode iklan konten yang sesuai harusnya dipasang pada situs yang didukung saja atau yang tertera di daftar kelayakan iklan yang sesuai (matched content).
Tetapi saya mencoba memberanikan diri untuk mencoba eksperimen ini dan hasilnya sungguh tidak diduga, widget iklan konten yang sesuai tayang di situs saya yang tadinya belum layak menampilkan iklan konten yang sesuai (matched content ads). Dan yang paling mencengangkan, tidak butuh waktu lama google adsense benar-benar menyetujui iklan konten yang sesuai untuk tayang di situs tersebut meskipun situs tersebut tidak update dan memiliki trafik yang relatif rendah.

Jika kamu ingin mencoba eksperimen serupa, sebaiknya baca terlebih dahulu penjelasan saya berikut ini, karena saya tidak menanggung resiko jika nantinya google mengambil tindakan tegas.

Studi Kasus

Baca dengan teliti dan pahami 2 poin dibawah ini yang saya jadikan studi kasus atau acuan keberhasilan dalam eksperimen ini.
  • Kedua situs berada dalam monetisasi akun adsense yang sama (satu akun adsense).
  • Widget konten yang sesuai (matched content) memang sudah tersedia untuk situs A, tetapi belum tersedia untuk situs B.
  • Kedua situs mematuhi semua peraturan yang menjadi kebijakan google adsense.
Kamu mungkin berfikir, hal apa yang mendorong saya melakukan eksperimen atau percobaan ini, saya tidak melakukan eksperimen ini secara buta, ada beberapa hal yang meyakinkan saya untuk melakukannya selain dari 3 poin yang telah saya jelaskan diatas.
  1. Kode iklan adsense selain widget matched content bisa atau boleh dipasang di situs mana saja yang sudah disetujui oleh adsense.
  2. Kode iklan adsense dengan kode iklan display misalnya hanya berbeda pada format ad dan id unit iklan saja.
  3. Google adsense hanya menghukum situs (tidak sampai banned akun adsense) jika pelanggaran yang dilakukan masih dalam kategori pelanggaran tingkat rendah, seperti kesalahan pemasangan kode iklan yang menutupi sebagian halaman.
Kekurangan & Kelebihan

Iklan konten yang sesuai memang bisa tayang di situs B yang belum disetujui, tetapi ada sedikit kekurangan dan kelebihan sebelum situs B benar-benar di acc oleh google adsense untuk menggunakan unit iklan konten yang sesuai, yaitu:
  • Meskipun belum ada persetujuan yang sah, konten yang sesuai yang ditampilkan pada widget matched content merupakan konten yang berasal dari situs masing-masing (tidak tercampur aduk).
  • Anda tidak dapat membedakan pengaturan iklan konten yang sesuai, keduanya berada dalam pengaturan yang sama.
  • Tampilan iklan konten yang sesuai tetap bisa dibedakan atau di edit melalui modifikasi kode iklan, sesuai dengan petunjuk google.
Artikel ini dibuat sesuai apa adanya, dan benar-benar saya lakukan dan akun adsense dan situs saya masih aman sampai sekarang, tidak ada pesan peringatan pelanggaran terkait eksperimen ini, Jika kamu ingin mencoba, maka coba saja tidak ada larangan untuk melakukan eksperimen ini, tetapi ingan konsekuensi atau resiko yang mungkin terjadi ditanggung oleh anda masing-masing.

Jika masih baru bermain adsense, sebaiknya abaikan eksperimen ini, dan baca artikel-artikel adsense saya yang lain, yang membahas tentang eksperimen adsense yang sesuai dengan kebijakan adsense (tidak melanggar pedoman kebijakan adsense).

Halo publisher adsense, kali ini saya akan berbagi trik atau cara mengatasi iklan adsense responsive yang tidak muncul atau blank, mungkin kamu salah satu yang pernah atau sedang mengalami hal ini. Untuk ini mari kita simak penjelasan berikut ini mengenai penyebab iklan adsense jika responsive tidak muncul padahal status iklan sudah aktif bahkan muncul jika posisi iklan dipindahkan ke tempat lain.

Penyebab Iklan Responsive Tidak Muncul

Script iklan adsense pada dasarnya dikembangkan dengan teknologi cangih dan ditangani oleh pakar-pakar pemograman dengan kemampuan di atas rata-rata.

Jadi jika iklan responsive google adsense tidak muncul atau tidak tampil, itu disebabkan oleh satu hal saja yaitu template website/blog yang kamu gunakan tidak mendukung style responsive adsense (true).

Tapi kamu tentang saja, kamu tidak perlu mengganti template untuk dapat menggunakan iklan responsive adsense karena disini saya akan memberikan solusinya dengan 3 cara yang berbeda sekaligus.

Cara Mengatasi Masalah Iklan Responsive Yang Tidak Muncul (Tidak Tampil).

  • Cara pertama - Edit kode iklan adsense dan hapus kode responsive (data-full-width-responsive="true")dari kode iklan adsense kemudian pasang kembali, Kemudian refresh halaman web untuk melihat apakah iklan responsive bisa tampil dengan cara itu.
  • Cara ke-dua - Gunakan iklan responsive dengan ukuran yang spesifik (memiliki nilai height dan width), kamu dapat melihat cara membuat iklan responsive dengan ukuran yang spesifik pada artikel saya yang sebelumnya. Lihat cara membuat iklan responsive dengan ukuran spesifik.
  • Cara ke-tiga - Buat container baru yang memiliki ukuran spesifik dan sisipkan kode iklan di dalam container tersebut seperti contoh dibawah ini.
[code type="HTML"]<div class="ad_container">

<--kode iklan adsense disini-->

</div>[/code]
Tambahkan juga kode css berikut ini untuk memberikan style responsive pada ad_container dengan ukuran yang spesifik.
[code type="CSS"].ad_container{min-width:400px;max-width:970px;width:100%;height:90px}[/code]
Saya fikir dengan salah satu cara di atas masalah iklan responsive yang tidak muncul (tidak tampil) akan teratasi. Jika masih belum muncul juga silahkan coba kombinasikan cara pertama dan cara ketiga yaitu membuat container baru yang memiliki nilai height dan width kemudian hapus style responsive data-full-width-responsive="true" dari kode iklan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Inline Css Kode Iklan AdSense

Bagaimana publisher? Mudah bukan untuk mengatasi masalah iklan responsive google adsense yang tidak muncul atau tidak tampil. Saya fikir cara ini lebih baik untuk mengatasinya daripada harus mengganti template yang belum tentu tidak memiliki permasalahan serupa.

Google adsense sangat merekomendasikan iklan responsive kepada pada para publisher karena iklan responsive memiliki potensi penayangan iklan yang lebih banyak dari pengiklan dibandingkan iklan dengan ukuran fixed. Maka dari itu saya akan menjelaskan cara merubah iklan adsense dengan ukuran fixed menjadi responsive.

Google adsense memang menyediakan fitur edit di dashboard adsense pada setiap unit iklan yang memudahkan publisher untuk merubah ukuran iklan stye iklan.

Tetapi disini saya bukan untuk menjelaskan itu, melainkan merubah ukuran iklan fixed menjadi responsive dengan melalui eksperimen pengeditan kode iklan adsense.
[Studi Kasus] - Di sidebar template blog yang digunakan website kontenweb.com tidak mendukung ukuran iklan responsive, jadi jika saya ingin memasang iklan adsense di sidebar, kode iklan harus memiliki nilai height dan width agar fitur sticky website saya tidak error.

Tetapi disisi lain saya juga ingin mendapatkan lebih banyak penayangan iklan, maka dari itu saya harus melakukan eksperimen ini yaitu merubah kode iklan ukuran fixed agar responsive dengan teknik codding yang sesuai dengan kebijakan google adsense.

Jika kamu mengalami hal serupa maka ini adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah anda. Simak dengan baik panduan eksperimen adsense ini.

Merubah Kode Iklan Adsense Ukuran Fixed Jadi Responsive.

Pertama coba perhatikan contoh kode iklan adsense dengan ukuran fixed atau ukuran tetap dibawah ini.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Selanjutnya tambahkan class_name baru pada tag pembukaan ins, misalnya ad_responsive1 dan hapus style css yang ada pada kode iklan yaitu: style="display:inline-block;width:336px;height:600px", sehingga kode iklan terlihat menjadi seperti berikut.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle ad_responsive1"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Kemudian buat style css @media screen yang disesuaikan dengan template website anda seperti contoh berikut.
[code type="AdCss"]<style>
.ad_responsive1{ width:300px;height:600px;}
@media screen and (max-width:460px){.ad_responsive1{width:336px;height:280px;}}
@media screen and (max-width:350px){.ad_responsive1{width:300px;height:250px;}}
</style>[/code]
Jika anda sudah ahli di bidang css dan html, anda dapat mengimpor langsung style css ad responsive ke dalam internal css situs web anda, Tetapi jika anda adalah pemula sebaiknya gabungkan kode iklan dan css responsive menjadi satu, sehingga pemasangan kode iklan akan menjadi seperti contoh dibawah ini.
[code type="AdCode"]<style>
.ad_responsive1{width:300px;height:600px;}
@media screen and (max-width:460px){.ad_responsive1{width:336px;height:280px;}}
@media screen and (max-width:350px){.ad_responsive1{width:300px;height:250px;}}
</style>
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle ad_responsive1"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Eksperimen atau pegeditan kode iklan adsense seperti yang saya contohkan diatas sebenarnya sudah dijelaskan google pada halaman bantuan mereka dan dapat dipastikan ini tidak melanggar kebijakan google adsense.

Tips Membuat Iklan Responsive Dengan Ukuran Yang Spesifik

Dalam mengubah kode iklan adsense ukuran fixed menjadi responsive di semua ukuran layar smartphone, tablet maupun dekstop ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu;
  • Ukuran iklan tidak boleh melebihi ukuran kueri css @media screen atau ukuran per lebar layar.
  • Gunakan size/ukuran iklan yang direkomendasikan oleh pihak google adsense, jangan sesekali membuat nilai width dan height secara sembarang (ukuran yang tidak didukung oleh adsense).
Lihat ukuran iklan yang didukung oleh adsense pada link dibawah ini agar anda tidak salah dalam merubah iklan adsense ukuran tetap (fixed) menjadi responsive.
https://support.google.com/admanager/answer/1100453?hl=id
Dengan teknik peng-kode-an iklan adsense seperti diatas, maka iklan dengan ukuran tetap (fixed) tetap bisa responsive di semua ukuran alayar baik itu layar smartphone, tablet maupun dekstop atau PC.

Terlebih lagi jika anda menglami hal yang sama seperti saya seperti studi kasus diatas maka ini adalah satu-satunya cara yang tepat untuk mengatasinya (merubah iklan adsense ukuran tetap (fixed) menjadi responsive atau membuat iklan responsive dengan ukuran yang spesifik).

Loading ketika pemuatan halaman web seringkali terbebani oleh kode iklan terutama kode iklan yang mengandung banyak inline css, kita semua mungkin sudah tahu bahwa inline css pada setiap elemen html apapun di situs web akan memberikan sedikit hambatan pada saat pemuatan halaman web. Untuk itu disini saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang bagaimana cara menghilangkan inline css khusus nya inline css yang ada pada html kode iklan AdSense.
Memang kita tidak bisa menghilangkan semua permasalahan perenderan yang disebabkan oleh inline css pada kode iklan adsense, karena sejatinya kita tidak punya akses yang luas untuk mengelola script, css dan kode html iklan adsense.

Tetapi setidaknya meskipun sedikit yang bisa kita akses, inline css pada kode iklan adsense tetap harus dihilangkan demi mengutamakan kelancaran pemuatan halaman web.
  • Apakah boleh mengedit dan merubah kode iklan adsense?
  • Apakah merubah kode iklan adsense akan menyebabkan pelanggaran kebijakan (FAQ) adsense?
  • Apakah merubah kode iklan adsense akan menyebabkan banned?
Pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin ada dibenak kalian terutama publisher yang baru saja bermitra dengan adsense, untuk menghilangkan keraguan anda dalam melakukan eksperimen dengan kode iklan adsense maka saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas sebelum kita sampai ke experiment yang sesungguhnya yaitu menghilangkan inline css dari kode iklan adsense.

Jawaban dari tiga pertanyaan di atas akan saya rangkum menjadi satu jawaban yang kongkrit dengan bukti valid. Google adsense tidak melarang publisher untuk bereksperimen (merubah kode iklan) selama eksperimen tersebut masih sesuai dengan kebijakan adsense. Lihat pedoman kebijakan adsense mengenai pengeditan kode iklan adsense.
https://support.google.com/adsense/answer/1354736?hl=id
Jika sebelumnya kamu telah membaca semua pedoman kebijakan adsense maka lewati langkah itu, dan kita mulai tutorial cara menghilangkan inline css pada kode iklan adsense. Berikut adalah kode standar iklan adsense.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Sebelum menghapus kode inline css pada iklan adsense yang harus dilakukan pertama sekali adalah menambahkan class name baru pada elemen ins (tag pembuka ins). Class name baru boleh menggunakan kombinasi huruf dan angka misalnya "iklan_sidebar336". Sehingga kode iklan adsense akan menjadi seperti berikut.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle iklan_sidebar336"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Setelah class name baru ditambahkan, silakan hapus kode inline css nya yaitu:
[code type="Css"]style="display:inline-block;width:336px;height:280px"[/code]
Sehingga kode iklan adsense menjadi seperti yang terlihat berikut ini.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle iklan_sidebar336"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]Notes: Penambahan class name yang lebih baik adalah menggunakan kata dengan bahasa inggris dan tidak mengarahkannya ke kata kunci tertentu.

Langkah itu belum selesai, selanjutnya anda harus mengganti kode inline css yang dihapus dengan kode internal css (non-inline) dan menambahkannya ke kumpulan internal css di dalam html template web anda. Jika kamu menggunakan platform blogger kode css ditambahkan tepat di atas kode ]]></b:skin>.

Kode Internal Css (Non-inline)
[code type="Css"]//kode wajib
.adsbygoogle{display:block}

//kode yang harus disesuaikan
.iklan_sidebar336{height: 280px;width: 336px}[/code]
Saya harap artikel ini dapat memberikan pemahaman yang baik dalam bereksperimen dengan kode iklan adsense seperti menghilangkan atau merubah inline css menjadi internal css. Prinsip dasarnya google adsense tidak terlalu membatasi keleluasaan publisher dalam melakukan eksperimen asal masih dalam batas yang wajar yang sesuai dengan kebijakan adsense.

Eksperimen ini benar-benar telah admin terapkan di situs ini, untuk melihat kebenarannya silahkan lihat view source halaman ini dengan menekankan tombol Ctrl + U atau melalui link dengan format view-source:url_halaman.

Kode iklan adsense pada bagian halaman dan sidebar website kontenweb.com benar-benar tidak menggunakan inline css, semua sudah di conversi dari inline ke internal css. Selamat mencoba dan sampai jumpa kembali di eksperimen-eksperimen adsense yang akan datang.

Panduan Lengkap Memasang Iklan In-feed Ads - Sesuai dengan namanya yaitu "in-feed ads" iklan ini khusus untuk di pasang di antara postingan (homepage) dan halaman post navigasi, selain itu iklan infeed ads google adsense juga dapat dipasang di widget posts seperti popular post. Apa yang berada dengan tutorial cara memasang iklan in-feed ads dengan cara memasang kode iklan lainnya? Perbedaannya ada pada penempatan dan penerapan kode iklan nya saja, maka dari itu harap dibaca dengan teliti untuk menghindari kesalahan ketika pemasangan.

Menyiapkan Kode Iklan In-feed Ads

Siapkan kode iklan in-feed ads sesuai dengan arahan ini untuk menysuaikan thumbnail iklan yang lebih sesuai dengan posts website anda.
  1. Login ke Adsense, kemudian
  2. Pilih Tab "Ads" dan pilih "Ad unit > "In-feed ads",
  3. Masukkan URL situs > Dekstop Mode dan klik "Scane The Page",
  4. Kemudian perhatikan Ad Preview atau thumbnail iklan infeed ads yang ditampilkan.
  5. Klik Next untuk melanjutkan
  6. Tambahkan nama unit iklan kemudian atur ulang thumbnail ikla in-feed pada tab image.
Jika thumbnail posts di situs web anda memiliki lebar kurang dari 200px maka itu akan sangat bagus karena thumbnail iklan in-feed tidak dapat melebihi nilai lebar diatas 200px. Jika lebar thumbnail posts dibawah 190px atau dibawah nilai lebar 200px kamu juga dapat mengatur thumbnail iklan in-feed ads kurang dari 200px, lihat contoh setting thumbnail iklan in-feed dibawah ini;
Setelah selesai lanjutkan proses menyaiapkan iklan infeed ads dengan mengklik save and get code.

Memasang Iklan In-Feed Di Antara Posts

  1. Masuk Ke Blogger > Template > Edit HTML
  2. Kemudian cari kode <b:loop values='data:posts' var='post'>, biasanya kode tersebut lebih dari satu, untuk lebih spesifik kode yang dimaksud adalah yang berada di bawah kode id='Blog1' (tidak jauh dari situ). Lebih spesifik lagi kode tersebut dekat dengan kode <div class='blog-posts hfeed' id='mainblog'>.
  3. Selanjutnya silahkan ganti kode <b:loop values='data:posts' var='post'> dengan kode berikut ini.
[code type="HTML"]<b:loop myfeed='feednya' values='data:posts' var='post'>[/code]
Kemudian tambahkan lagi di bawah-nya kode berikut ini beserta kode iklan in-feed ads[code type="HTML"]<b:if cond='(data:feednya+1)%3==0'>

//tambahkan kode iklan in-feed disini

</b:if>[/code]

Penyederhanaan Langkah.

Agar tidak bingung saya akan menyederhanakan langkah-langkah pemasangan iklan in-feed ads yang telah dijelaskan diatas kemudian mengatur jumlah sisipan iklan yang akan ditampilkan, berikut ringkasannya;

Cari kode <b:loop values='data:posts' var='post'> yang paling dekat dengan widget Blog1, kemudian ganti dengan kode dibawah ini;
[code type="HTML"]<b:loop myfeed='feednya' values='data:posts' var='post'>
   <b:if cond='(data:feednya+1)%3==0'>

<!--Ganti Baris ini Dengan Script Iklan Infeed Ads-->

</b:if>[/code]
Keterangan:
  • Untuk mengatur jumlah iklan in-feed yang ditampilkan di antara feed posts website anda harap simak beberapa poin di bawah ini;
  • Kode (data:feednya+1) befungsi untuk menampilkan iklan dibawah post pertama
  • Kode %3==0 berfungsi untuk mengatur sisipan iklan.
Contoh: Jika pada feed posts menampilkan postingan sebanyak 7 post maka akan disisipkan 3 iklan in-feed ads, jika laman berisi 5 post maka akan muncul 2 iklan in-feed ads.
Jadi, jika hanya ingin menampilkan 2 iklan in-feed ads pada halaman website, kamu hanya perlu meubah "%3" menjadi "%2".

InFeed Ads Di Antara Popular Post

Langkah-langkah memasang iklan in-feed di antara popular post masih sama dengan tutorial diatas, yang membedakan-nya adalah kode <b:loop values='data:posts' var='post'> yang di edit adalah kode yang berada di dalam tag widget popular post;
  1. Masuk ke blogger > template > edit html
  2. Klik lompati ke widget dan pilih popular post
  3. Luaskan kode widget popular post untuk melihat kode <b:loop values='data:posts' var='post'>.

Keistimewaan Iklan In-Feed Ads

Dari sisi earning atau cpc, iklan infeed ads mungkin masih sama dengan unit iklan lainnya, akan tetapi ada keistimewaan unit iklan infeed ads yaitu, publisher dapat menyesuaikan tampilan iklan in-feed ads nyaris mirip dengan tampilan feed post di situs web.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ik berpotensi mendapatkan klik dan penayangan iklan yang lebih positif sehingga dapat meningkatkan penghasilan anda. [Demo].

Demikian cara memasang, mengatur thumbnail dan jumlah iklan in-feed ads yang muncul di antara post dan popular posts, semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua.

Ada banyak orang yang menjelaskan opini mereka mengenai fitur istimewa google adsense yaitu matched content ads (konten yang sesuai), sebenarnya berapa lama waktu yang diperlukan situs untuk mendapatkan matched content ads sejak di approve adsense dan berapa traffic organik yang harus dicapai situs web untuk mendapatkan widget matched content ads.
Pada dasarnya matched content ads didukung dengan kemampuan membaca struktur situs web dan kemampuan menelusuri semua konten di situs web, hal itu dijelaskan pihak google di webinar adsense, akan tetapi tak satu pun dari mereka mengatakan tentang masa review matched content ads, begitu juga tentang jumlah trafic situs web dengan spesifik.

Di halaman bantuan google dijelaskan bahwa jika situs belum layak, artinya volume trafik belum cukup, jika sudah layak berarti volume trafik sudah cukup. Artinya tidak ada jumlah trafik minimum maupun trafik maksimum.
Lalu bagaimana dengan jumlah konten yang unik, apakah itu menentukan kelayakan atau ketersediaan unit iklan yang sesuai? Ya, tentu saja semakin banyak halaman unik maka akan semakin banyak trafik dan peluang untuk mendapatkan iklan yang sesuai (Matched Content Ads).

Berdasarkan pengalaman saya di beberapa situs yang saya kelola tinggi rendahnya traffic tidak mempengaruhi kelayakan situs web untuk menggunakan widget matched content ads.

Yang ada hanyalah seberapa sering situs web anda memposting konten-konten baru, meskipun situs memiliki ribuan pageview sebelum dan sesudah di approve adsense tetap itu tidak dapat menjamin kelayakan situs web untuk mendapatkan matched content ads.

Jika kamu bertekad ingin mendapatkan widget matched content ads (iklan konten yang sesuai) yang perlu kamu lakukan adalah memposting konten setiap hari setidaknya selama 2 minggu, trik ini benar-benar berhasil dan telah teruji di beberapa situs yang saya kelola sendiri dan di situs-situs orang yang pernah saya tangani.

Melihat ketersediaan iklan matched content untuk situs web anda.

  1. Masuk ke dashboard adsense, kemudian
  2. Pilih tab Site (situs),
  3. Selanjutnya pilih tab Matched Content (konten yang sesuai).
Disana kamu dapat melihat dengan jelas apakah iklan matched content sudah tersedia untuk situs anda. Jika belum tersedia, ikuti tips-tips berikut untuk mendapatkan iklan matched content.

Tips untuk mempercepat kelayakan situs web mendapatkan widget matched content ads.
  1. Posting konten minimal 1 konten setiap hari selama 2 minggu.
  2. Kelompokkan konten website anda berdasarkan kategori yang tepat.
  3. Pastikan situs web tidak melarang crawler adsense dan AdsBot sejenis lainnya untuk merayapi semua halaman di situs web anda.
  4. Pasang ads.txt sesuai dengan petunjuk google.
  5. Gunakan breadcrumb untuk membantu pengelompokan konten situs (mapping content).
Karena matched content ads dirancang untuk mampu merayapi struktur situs web maka mapping content dengan tag label maupun breadcrumb menjadi sangat diperlukan dalam hal ini (mempercepat situs mendapatkan widget matched content ads).

Jika situs dan konten anda sudah terstruktur dengan sangat baik, anda tidak perlu melakukan pengoptimalan seperti itu lg (mapping content). Teruslah memposting konten baru setiap harinya selama kurang lebih 2 minggu. Dengan demikian itu akan sangat membantu mempercepat kelayakan situs web untuk mendapatkan/di dukung dengan widget matched content ads.

Keistimewaan Matched Content Ads

  1. Matched content ads membantu mempromosikan konten website anda dengan sangat baik.
  2. Matched content ads mampu menampilkan konten yang sesuai (relevan) dengan konten yang sedang dilihat pengguna.
  3. Mampu meningkatkan pageview hingga 9% dan menurunkan rasio pentalan (bounce rate) situs web.
  4. Mampu meningkatkan interaksi pengguna dan waktu yang di habiskan pengguna di situs web hingga 10%.
  5. Efektif meningkatkan penghasilan iklan adsense.
Dengan 5 keistimewaan widget matched content ads tersebut, tidak sedikit publisher yang tergila-gila memburu kelayakan situs web mereka agar segera support matched content ads.

Baca Juaga: Cara Memasang Iklan Matched Content Adsense

Tidak sedikit pula dari mereka yang terus mencari-cari cara agar dapat widget matched content ads dengan cepat, hal itu sebenarnya justru memperlambat kelayakan situs web anda untuk mendapatkan widget matched content ads karena anda akan disibukkan dengan pencarian anda sendiri dan lupa memposting konten.

Google Adsense melakukan banyak perubahan pada platform periklanan digital mereka termsuk salah satunya pada bagian "Add Site" telah berlaku sistem review. Sebenarnya untuk melewati review ketika menambahkan situs baru di akun AdSense tidak sulit dan tidak membutuhkan waktu lama, biasanya hanya memakan waktu selama 2 hari dan paling lama 2 minggu.
Bahkan jika situs web yang ditambahkan menggunakan top level domain (tld) bisa direview dengan sangat cepat di bawah 2 hari meskipun status alexa rank situs web masih n/a.

Lalu apa yang membuat proses review add site menjadi lebih lama bahkan lebih dari waktu yang ditentukan oleh Google AdSense? Untuk itu mari kita simak penjelasan berikut ini.

Hal-hal yang membuat proses review add site menjadi lebih lama.
  1. Bundle script adSense tidak terpasang dengan benar.
  2. Terlalu banyak situs yang ditambahkan di fitur add site Google AdSense.
  3. Kesalahan robots.txt sehingga crawler google tidak dapat mengakses situs.
Diluar dari 3 kesalahan di atas sangat kecil kemungkinan situs domain tld melewati masa review dengan sangat lama apalagi sampai tidak lolos review.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut terjadi (masa review add site menjadi sangat lama), ikuti panduan mempercepat masa review add site berikut ini:

1. Pastikan bundle javascript google adsense terpasang dengan benar, yakni berada diantara tag <head> pembukaan dan tag </head> penutup. Jangan letakkan bundle js adsense di tag body selama masa review.

2 . Utamakan situs prioritas Jika situs yang ditambahkan ke akun AdSense terlalu banyak, silakan hapus situs-situs yang belum di acc tersebut dari akun AdSense dan hanya tambahkan situs utama yang harus didahulukan.

Crawler google adsense biasanya merayapi situs anda berdasarkan yang terdahulu di tambahkan untuk di review, jika sebelumnya kamu telah menambahkan situs-situs yang berada di sub domain blogspot semua negara seperti blogspot.my, blogspot.sg, us dan sebagainya, kemudian belum diterima sebaiknya hapus saja supaya crawler AdSense memprioritaskan situs TLD yang terakhir di tambahkan.
Under Review Adsense
Kasus ini biasanya terjadi pada akun-akun AdSense lawas yang didaftarkan melalui blog-blog yang masih berada di sub domain blogspot.

3. Uji Robots.txt situs web di search console untuk memastikan situs dapat di akses oleh semua bot atau crawler google. Jika terdapat pemblokiran atau pembatasan perayapan terhadap crawler-crawler penting google segera perbaiki robots.txt anda.

Tips Lainnya
  1. Pastikan anda telah menggunakan/meng-upload ads.txt ke situs web anda.
  2. Pastikan situs yang di tambahkan "add site" memiliki pengunjung meskipun sedikit, karena google tidak dapat menerima situs yang tidak ada kunjungan ke situs tersebut.
Baca Juga: Cara Meringankan Loading Iklan Adsense
Masa review add site di akun google adsense pada dasarnya tidak lama, tekhnologi crawler google adsense mampu mengunjungi banyak situs berbeda dengan akun yang berbeda pula. Yang membuat proses atau masa review add site menjadi lebih lama adalah kesalahan-kesalahan publisher itu sendiri.

Tetap terhubung dengan kontenweb.com untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru tentang AdSense dan trik-trik blogging lainnya yang mungkin belum kamu tahu.

Hallo publisher AdSense, kali ini saya akan memberitahukan cara mengatasi sticky ads error, khususnya ads sticky sidebar. Ketika melihat sticky ads error di website, kamu mungkin berfikir apakah google adsense sudah tidak mengizinkan pemasangan sticky ads sidebar padahal sebenarnya tidak, Error pada sticky ads bukan karena tidak sesuai dengan kebijakan Google AdSense melainkan disebabkan oleh kesalahan pemasangan format size iklan nya saja.
Pada dasarnya iklan lengket atau biasa disebut dengan iklan sticky boleh di pasang di situs web, meskipun demikian tetap ada aturan-aturan yang harus ditaati ketika memasang iklan sticky AdSense, misalnya;
  • Iklan sticky tidak boleh menutupi sebagian besar halaman.
  • Iklan lengket (sticky ada) yang menutupi sebagian halaman harus memiliki tombol close, dll
Jadi poin penting nya error yang terjadi pada iklan sticky bukan karena tidak mematuhi pedoman AdSense, Untuk memahami hal ini lebih jelas, simak baik-baik beberapa poin yang harus diketahui sebelum memasang iklan sticky sidebar.
  • Iklan sticky (ads sticky sidebar) tidak mendukung fitur atau ukuran responsive.
  • Ads sticky sidebar harusnya memiliki nilai tinggi dan lebar yang tetap (fixed).
Contoh :
[code type="JavaScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- k-web -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-520917777222222"
     data-ad-slot="5759888850"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Kesimpulannya jika ads sticky sidebar yang di gunakan tidak memiliki nilai tinggi dan lebar yang tetap (responsive), maka fitur sticky sidebar pada halaman anda akan rusak atau error.

Sebaliknya jika kode iklan yang digunakan memiliki ukuran tetap (fixed) seperti yang telah dijelaskan di atas maka fitur sticky pada halaman anda akan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Ukuran iklan sticky sidebar yang di dukung oleh AdSense.

Ukuran iklan adsense sticky sidebar biasanya berupa iklan kotak persegi atau persegi panjang vertikal. Berikut pembagian lengkap ukuran iklan adsense sticky sidebar.

Ukuran iklan adsense sticky sidebar berperforma terbaik.
UkuranDeskripsi
336x280Juga dikenal sebagai "kotak besar". Cenderung memiliki lebih banyak ketersediaan inventaris iklan dari pengiklan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan saat iklan teks dan iklan gambar diaktifkan.
300x250Juga dikenal sebagai "kotak sedang". Cenderung memiliki lebih banyak ketersediaan inventaris iklan dari pengiklan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan saat iklan teks dan iklan gambar diaktifkan.
160x600Juga dikenal sebagai "pilar lebar". Cenderung memiliki lebih banyak ketersediaan inventaris iklan dari pengiklan, sehingga dapat meningkatkan penghasilan saat iklan teks dan iklan gambar diaktifkan. Paling baik jika ditempatkan di sepanjang sidebar halaman web.

Ukuran iklan lainnya yang di dukung untuk iklan adsense sticky sidebar.
UkuranDeskripsi
300x600Terkadang disebut sebagai "separuh laman". Format ini memberikan ruang yang lebih besar bagi pengiklan untuk menyampaikan pesan mereka dan dapat menawarkan interaksi pengguna yang lebih besar.

Ukuran 300x600 merupakan salah satu ukuran yang paling cepat berkembang berdasarkan tayangan dan menjadi indikasi tren tempat penayang menawarkan ukuran iklan yang lebih berdampak secara visual, yang menjadi pilihan pengiklan merek.

Panduan Lengkap Memasang Iklan Adsense - Sebelumnya tutorial memasang iklan adsense di situs blogger memang sudah banyak bersebaran di internet, baik dari website bantuan google maupun dari blog-blog personal yang berasal dari platform blogger.com. Yang saya lakukan disini adalah memperjelas tutorial-tutorial cara memasang iklan adsense tersebut agar lebih mudah dipahami oleh siapa saja termasuk blogger pemula.

Memasang Iklan Adsense Di Paling Atas Artikel

Lebih spesifik posisi iklan yang saya maksudkan adalah dibawah judul artikel tepat sebelum badan artikel/konten seperti contoh pada gambar dibawah ini;
Untuk memasang iklan adsense diposisi tersebut (diatas posts) yang harus kamu lakukan adalah menempatkan kode iklan adsense tepat sebelum/diatas kode <data:post.body/> yang ada di dalam html template blogger.

Catatan: Template blogger biasanya memiliki kode <data:post.body/> yang lebih dari 1, bisa dua, tiga bahkan lebih, pilih kode <data:post.body/> yang berada di dalam tag kondisional data:blog.pageType == &quot;item&quot; seperti contoh dibawah ini;
[code type="HTML"]<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<data:post.body/>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
//Code Adsense Here
<data:post.body/>
<--Other Code-->
</b:if>[/code]
Atau pada desain template yang berbeda akan terlihat seperti berikut ini;
[code type="HTML"]<b:if cond='data:blog.pageType in {&quot;static_page&quot;, &quot;item&quot;}'>
//Code Adsense Here
<data:post.body/>
<--Other Code-->
</b:if>[/code]
Atau kamu bisa mencoba satu-persatu kode <data:post.body/> yang dimaksudkan diatas.

Memasang Iklan Adsense Dibawah Artikel

Langkah-langkah untuk memasang iklan adsense dibawah artikel (bottom of content) masih sama dengan petunjuk diatas, yang membedakan hanya kode iklan adsense yang akan dipasangkan ditempatkan setelah atau dibawah kode <data:post.body/> seperti contoh berikut ini;
[code type="HTML"]<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<data:post.body/>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
//Ads Top Content Here
<data:post.body/>
//Ads Bottom Content Here
<--Other Code-->
</b:if>[/code]
Untuk mempercepat pencarian kode <data:post.body/> ikuti langkah berikut ini;
  • Masuk ke Blogger.com, kemudian
  • Pilih Tab Template > Edit HTML
  • Tempatkan kusor atau klik sembarang di area kode template, kemudian
  • Tekan tombol Ctrl + F pada keyboard
  • Pada kolom pencarian/find action yang muncul masukkan kode <data:post.body/> kemudian tekan enter untuk mulai mencari.

Memasang Iklan Adsense Ditengah Artikel

Jika memasang iklan diatas dan dibawah konten (artikel) cukup hanya menempatkan kode iklan diatas atau dibawah kode <data:post.body/> maka akan berbeda ketika memasang iklan adsense ditengah artikel.

Diperlukan container baru yang dapat membelah/membagi konten agar iklan adsense dapat disisipkan ditengahnya, untuk melakukan itu silahkan ganti kode <data:post.body/> tersebut dengan script berikut ini;
[code type="HTML"]<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='middle-ad'>
//AdSense ad code here
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><p><data:post.body/></p></div>
<script async='async' type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);var s=obj1.innerHTML;var t=s.substr(0,s.length/2);var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);if(r&gt;0){obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4)}
</script>[/code]
Jika ketiga langkah tersebut (memasang iklan adsense diatas, ditengah dan dibawah artikel) saya sederhakan, maka akan terlihat seperti berikut ini;[ads-post]
[code type="HTML"]<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<data:post.body/>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
//Ads Top Content Here
<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='middle-ad'>
//Ads Middle Content Here
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><p><data:post.body/></p></div>
<script async='async' type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);var s=obj1.innerHTML;var t=s.substr(0,s.length/2);var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);if(r&gt;0){obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4)}
</script>
//Ads Bottom Content Here
<--Other Code-->
</b:if>[/code]

Memasang Iklan Adsense Di Footer Of Content

Iklan adsense di footer of content juga tidak kalah populer dikalangan blogger, posisi iklan di footer of content terbilang cukup berpotensi memberikan penghasilan kepada pemilik situs, posisi yang lebih spesifik iklan footer of content adalah dibawah tombol share.

Untuk memasang iklan adsense di footer of content cukup mudah, kamu hanya perlu menambahkan atau memasang kode iklan adsense dibawah kode penutup </article> dengan format seperti berikut ini;
[code type="HTML"]
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
//Ads Footer Of Content Here
</b:if>[/code]
Tips: Gunakan iklan adsense responsive untuk mendapatkan performa dan penayangan iklan yang maksimal.

Demikian panduan memasang iklan adsense di template blogger, semoga bermanfaat dan dapat membantu anda dalam menyelesaikan masalah pemasangan iklan adsense, selamat mencoba dan good luck for you.

Tips Mengatasi Iklan Adsense Yang Blank - Setelah google adsense melakukan banyak perubahan pada kebijakan iklan mereka banyak publisher yang mengalami iklan adsense blank sehingga banyak terdapat slot iklan kosong karena iklan tidak muncul/tidak tampil.

Sebenarnya ini masalah sederhana bahkan google sendiri telah menjelaskan cara mengatasi iklan adsense yang tidak muncul (blank) tetapi mungkin beberapa publisher tidak memperdulikan notifikasi adsense yang dikirimkan melalui dashboard publisher.
Jika kamu adalah salah satu publisher yang mengalami hal ini (iklan adsense blank), sebaiknya periksa dashboard adsense anda dan ikuti petunjuk pembaharuan google adsense, jika tidak ada pemberitahuan silahkan lihat pada url dibawah ini;
[code type="URL"]https://support.google.com/adsense/announcements/9189068?hl=id[/code]

Penyebab Iklan Adsense Blank Dan Cara Mengatasinya

Sebelum ke tahap mengatasi masalah iklan adsense blank sebaiknya mari kita simak terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang menyebabkan iklan adsense blank padahal sebelumnya muncul.

1. Terkena Dampak Pembaharuan Kebijakan Adsense

Perubahan kebijakan google adsense pada 2019 tidak hanya sebatas perubahan pada dashboard dan penghapusan iklan teks saja, algoritma iklan adsense, tepatnya pada bagian "experiment" juga telah diperbaharui sehingga berdampak langsung pada unit iklan dan penayangan iklan.

Maka dari itu sangat disarankan untuk menghentikan/menghapus experiment lama pada unit iklan agar metrik dan jenis-jenis experiment yang baru (yang ditawarkannya saat ini bekerja dengan baik), Setelah menghapus experiment yang lama tunggulah 1 - 2 hari insya allah iklan akan tayang kembali.

Jika iklan masih tetap blank setelah menghapus experiment, disarankan untuk mengganti unit iklan lama dengan unit iklan baru dan dengan ukuran responsive (recommend).

2. Penayangan Iklan Dibatasi

Jika penayangan iklan adsense anda dibatasi biasanya akan ada pemberitahuan baik itu melalui dashboard adsense maupun pemberitahuan melalui email, ini masalah yang serius pembatasan penayangan iklan umumnya dikarenakan rendahnya kualitas trafik situs, tapi ini belum sampai level banned dan masih bisa diatasi.

Untuk mengatasi pembatasan penayangan iklan adsense perbanyaklah membuat konten original dan pastikan pencarian keyword yang dikandung oleh konten memiliki peminatnya sendiri, selanjutnya pelajari SEO untuk mendorong konten masuk ke halaman 1 Google SERP.

3. Situs Melanggar Kebijakan Adsense

Selain dua hal diatas pelanggaran kebijakan google adsense juga sering menyebabkan iklan adsense menjadi bank, tetapi biasanya hanya dibeberapa halaman saja yang ditangguhkan penayangan iklan-nya, tergantung seberapa berat pelanggaran yang dilakukan.

Jika ingin bermitra lebih lama dengan google adsense, sebagai publisher yang baik sudah seharusnya kita menghindari segala bentuk kecurangan dan memahami dengan baik semua kebijakan-kebijakan google adsense agar terhindar dari pelanggaran-pelanggaran yang mungkin terjadi secara tidak disengaja ketika mengembangkan situs.

4. Akun Adsense Dinonaktifkan (Banned)

Hal ini sebenarnya jarang terjadi karena satu kesalahan kecil saja google dapat mendeteksi dan langsung memberitahukan jika terdapat konten atau halaman situs yang melanggar kebijakan google adsense, banned hanya terjadi pada publisher-publisher yang bandel dengan tingkat kecurangan diluar batas.

Jika itu terjadi maka jalan satu-satunya agar situs tetap memiliki penghasilan adalah dengan beralih ke alternatif iklan yang lain, kamu dapat mencari informasi di search engine mengenai platform iklan digital yang membayar publisher mereka dengan bayaran tinggi seperti google adsense.

Diluar dari 4 hal diatas yang menyebabkan iklan adsense blank adalah situs dalam proses review dan mungkin juga dikarenakan kesalahan ketika memasang kode iklan adsense.

Jika situs dalam masa review tidak banyak yang dapat dilakukan selain terus membuat konten-konten unik dan fresh tetapi jika karena kesalahan pemasangan kode iklan, silahkan baca artikel saya yang membahas tentang pemasangan kode iklan adsense [Klik disini].

Cara Memasang Lazy Load Adsense - Berdasarkan analisa saya semakin cepat loading situs web maka semakin banyak variasi iklan adsense yang datang ke situs tersebut seperti iklan video, iklan style animasi dan lainnya tentu saja itu merupakan hal baik, akan tetapi perenderan atau loading halaman web akan semakin bertambah berat.

Berbagai cara sudah dilakukan untuk dapat memuat ikan adsense secara dinamis, mulai dari mengurangi bundle adsense, jumlah iklan hingga menggunakan loader js ads. Tapi saya ingin sesuatu yang lebih cepat lagi dari itu, dan saya fikir lazyload adsense merupakan satu-satunya metode yang tepat saat ini untuk mempertahankan visitor.
Karena biasanya situs yang lambat akan menyebabkan visitor hanya membuka satu halaman saja dan kemudian peninggalkan-nya. Saya fikir teman-teman blogger juga ingin menggunakan lazyload adsense ini agar bisa merasakan kecepatan asli perenderan (pemutan) situs yang sudah dioptimalkan selama ini.

Jadi sebelum menggunakan/memasang lazy load adsense ini sangat disarankan terlebih dahulu untuk mengecek atau menguji kecepatan loading situs melalui PageSpeed Insights, Gtmetrix dan Pingdom Tool supaya kamu bisa mengetahui dengan jelas seberapa besar pengaruh lazy load adsense dalam meningkatkan kecepatan loading situs blog anda.

Script Lazy load Adsense

[code type="JavaScript"]<script>
var lazyloadads=false;window.addEventListener("scroll",function(){(0!=document.documentElement.scrollTop&&false===lazyloadads||0!=document.body.scrollTop&&false===lazyloadads)&&(!function(){var e=document.createElement("script");e.type="text/javascript",e.async=true,e.src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js";var a=document.getElementsByTagName("script")[0];a.parentNode.insertBefore(e,a)}(),lazyloadads=true)},true);
</script>[/code]
1. Pertama tambahkan script lazy load adsense diatas tepat berada diatas kode penutup </body>, selanjutnya agar script bekerja secara maksimal ada beberapa aturan yang harus diikuti yaitu;

Hindari pemasangan iklan adsense melalui widget adsense, situs blogger umumnya memiliki fitur widget adsense dan fitur "tampilkan iklan dibawah post". Setelah menggunakan lazy load adsense sebaiknya pemasanga iklan seperti tidak lagi dilakukan. (pasang iklan dengan script atau kode iklan yang diambil dari dashboard adsense).

2. Buang bundle google adsense disetiap unit iklan yang akan dipasang ke situs blog, lihat contoh bundle adsense dibawah ini;
[code type="JavaScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>[/code]
Jadi kode iklan yang akan dipasangkan tanpa bundle akan terlihat seperti dibawah ini;
[code type="JavaScript"]<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-42094000000"
     data-ad-slot="987277777"
     data-ad-format="auto"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Lazyload adsense diatas sudah mewakili semua bundle iklan, jika pada suatu halaman situs terdapat bundle adsense selain yang di dalam script lazy load maka script lazy load tidak akan bekerja dengan maksimal, meskipun iklan tetap akan muncul.

Apakah Lazy Loading Sesuai Kebijakan Adsense?

Teman-teman blogger yang masih baru bermitra dengan google adsense mungkin sedikit ragu untuk menggunakan lazyload ads karena mungkin khawatir akan menyalahi aturan (kebijakan publisher adsense). Itu hal yang wajar dan artinya kamu adalah mitra yang baik, jadi sekarang mari kita simak sedikit referensi tentang lazyload adsense dan pusat kebijakan publisher.

Google sangat terbuka dengan lazyload adsense, hal itu disampaikan oleh pihak google adsense melalui artikel bantuan google yang berjudul "Praktik terbaik keterlihatan". Pada halaman tersebut google juga menyarankan untuk menggunakan smart loading, juga dikenal dengan sebutan lazy loading. Seperti, menayangkan iklan di bagian bawah halaman hanya saat pengguna men-scroll ke bagian bawah halaman.

Itu manandakan google tidak mempermasalahkan soal penggunaan lazy laod ads untuk pemuatan iklan mereka. Namun menurut google adsense praktik terbaik penggunaan lazyload adsense dalam memaksimalkan keterlihatan iklan adalah dengan menggunakan tag google publisher (GPT).

Konsekuensi

Selalu ada kemungkinan resiko, menggunakan lazyload adsense tak selalu berjalan mulus dan meningkatkan penghasilan iklan. Dalam kondisi tertentu lazyload adsense justru memberikan pengaruh yang kurang baik untuk keterlihatan iklan.
  • Jika digunakan dengan benar, penundaan lazyload dapat meningkatkan keseluruhan persentase keterlihatan. Akan tetapi jika pengguna tidak menggulir ke bawah misalnya, maka slot iklan paro bawah tidak akan dimuat sehingga menyebabkan permintaan iklan yang masuk akan lebih sedikit.
  • Selanjutnya, jika ukuran iklan terlalu besar atau pemuatannya lambat, pengguna tidak akan sempat melihat iklan saat menggulir ke bawah dan iklan mulai dimuat.
Demikian tentang lazyload adsense, tidak ada yang selalu sempurna keculai allah, kita hanya bisa berusaha memberikan yang terbaik untuk pengguna dan sisanya serahkan kepada allah subhanahu wa ta'ala. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali di tutorial selanjutnya, happy blogging.

Ads.txt - Setelah beberapa bulan tidur kini saya kembali mencangkul blogger dan melakukan perawatan kepada situs blog ini. Tidak diduga bahwa ternyata ada sesuatu yang baru di platform blogger yang sangat menarik untuk di bahas yaitu ads.txt. Ketika saya membuka setelan blogger pada bagian preference penelusuran saya melihat tab Monetisasi yang dibawah-nya tertera fitur ads.txt dan kemudian mencoba mengaktifkan ads.txt tersebut.

Apa itu ads.txt? Ads.txt atau ads.txt kustom adalah sebuah inisiatif yang dikembangkan oleh IAB Tech Lab (Interactive Advertising Bureau - Tech Lab), yang bertujuan untuk memerangi beberapa jenis penipuan iklan, terutama spoofing domain dan arbitrase inventaris yang tidak sah, dan memberikan transparansi dalam industri yang tidak jelas.

Berdasarkan yang saya ketahui ads.txt dirilis pada bulan Mei 2017, proyek ads.txt dirancang untuk membersihkan rantai pasokan periklanan online, membantu merek dan pengiklan membeli media digital asli dengan percaya diri, dan mempersulit penipu untuk memperoleh keuntungan dari menjual inventaris yang bukan miliknya.

Pada awal nya ads.txt hanya ditujukan untuk domain tld saja, akan tetapi diawal tahun 2018 "ads.txt" juga diresmikan untuk sub-domain seperti blogspot.

Cara Mengaktifkan Ads.txt Untuk Blogger

  1. Login ke dasboard Blogger
  2. Klick Setelan > Pilih Preferensi penelusuran
  3. Gulir kebawah dan lihat pada bagian "Monetisasi"
  4. Pada Bagian ads.txt kustom klick "Edit"
  5. Aktifkan ads.txt kustom pilih "Ya"
  6. Isi kotak text yang tersedia dengan kode ads.txt dibawah ini dan simpan setelan.
Kode Untuk Mengaktifkan Ads.txt
[code type="Ads.txt"]google.com, pub-9999999999999910, DIRECT, f08c47fec0942fa0[/code] Catatn Penting: Ganti "9999999999999910" dengan id penayang atau id publisher kamu sendiri, lihat contoh gambar dibawah ini sebagai panduan memasang ads.txt.

Apakah wajib bagi setiap blogger atau publisher adsense meng-aktive kan ads.txt di dalam situs mereka? Berdasarkan Google answer nomor 7532444 ads.txt tidak wajib digunakan, namun bagi kamu yang belum diterima google adsense boleh saja mencoba meng-aktive kan ads.txt kustom lalu kemudian mendaftarkan situs anda kembali.

Manfaat ads.txt - Seperti yang dijelaskan diatas bahwa manfaat ads.txt adalah untuk memerangi beberapa jenis penipuan iklan dan arbitrase inventaris yang tidak sah serta mengidentifikasi inventaris palsu dan membantu kamu menerima lebih banyak pembelanjaan pengiklan yang pada kasus lain mungkin mengarah ke inventaris palsu.

Cara kerja Authorized Digital Sellers atau disebut dengan ads.txt mungkin tidak jauh berbeda dengan robots.txt berfungsi sebagai crawl atau robot perayap ads (authorized digital sellers) yang tentu nya memberi manfaaf baik bagi pengguna nya. Namun jika pada robots.txt kita memiliki akses yang luas maka, pada ads.txt kita hanya bisa meng-aktifkan nya saja dan tidak memiliki akses yang banyak tentang ads.txt.

Nah, sekarang kamu sudah mengertikan "apa itu ads.txt" dan bagaimana cara menggunakan-nya? Demikian penjelasan saya mengenai "apa yang dimaksud dengan ads.txt dan cara meng-aktifkan ads.txt pada platform blogger", lebih dan kurang saya mohon maaf dan semoga ini menambah pengetahuan kita dalam mengelola situs blog dan adsense, good luck for you...!

Webinar Google Adsense Indonesia - Apa yang dimaksud dengan webinar google adsense? Webinar google adsense merupakan program pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak google adsense untuk membantu para publisher mendalami dan menjalankan bisnis iklan adsense. Webinar google adsense dilakukan melalui live streaming youtube dan dipandu langsung oleh pakar adsense.

Saat ini webinar google adsense dilakukan 2 bulan sekali dan video live streaming webinar google adsense masih di tujukan kepada publisher adsense saja, pihak google akan mengirimkan email pemberitahuan kepada publisher terkait tanggal dan waktu live streaming webinar adsense.

Google adsense berupaya agar webinar adsense ini dapat dilakukan dalam 1 bulan sekali, Hari ini saya mendapat kiriman email; Webinar: Resep sukses meningkatkan pendapatan Adsense, ini merupakan undangan kedua kalinya untuk mengikuti webinar adsense. Sebelumnya juga telah ada webinar adsense yang berjudul "Update produk adsense 2018" dengan topik pembahasan yaitu tentang Auto Ad, Matched Content, dan juga In-feed auto styling.

Nah, bagi yang belum menjadi publisher adsense dan sedang belajar mendalami bisnis ini tidak ada salah nya jika ikut menyimak webinar-webinar adsense indonesia untuk menambah wawasan jika ingin menggeluti dunia adsense. Sekarang webinar adsense juga dapat dilihat oleh siapa saja melaui situs events.withgoogle.com (Google AdSense On Air Indonesia). [Lihat Detail]

Manfaat dan Kelebihan

Selain memberikan pelatihan-pelatihan, webinar adsense juga memberikan layanan tanya jawab seputar adsense, para publisher dapat mengajukan mengajukan pertanyaan (feedback) lalu kemudian perwakilan adsense akan menjawab lewat live streaming webinar adsense.

Jika kamu pernah mengikuti seminar produk bisnis yang dipandu oleh leader maka webinar adsense juga sama hal nya demikian memberikan pencerahan dan tanya jawab adsense. Hanya saja pertanyaan-pertanyaan yang telah diajukan publisher akan dikumpulkan dan diseleksi oleh pihak penyelenggara lalu kemudian perwakilan google adsense menjawab nya melalui live streaming webinar adsense.

Saya pribadi sangat antusias menunggu live streaming webinar adsense yang akan datang karena menurut saya penjelasan pakar adsense melalui video lebih memuaskan jika dibandingkan dengan membaca tutorial-tutorial adsense.

Daftar video webinar adsense sebelumnya
  1. Resep sukses meningkatkan pendapatan Adsense (Mei 2018, Indonesia)
  2. Ramadhan Checklist (April 2018, Indonesia)
  3. Sukses dalam mobile web (Maret 2018, Indonesia)
  4. Update produk adsense (Februari 2018, Indonesia)
Sebagai informasi, webinar adsense juga telah menyiapkan topik yang akan dibahas pada webinar yang akan datang periode 2018 yaitu:

Kebijakan dasar Adsense yang wajib diketahui

Topik yang dibahas:
  • Kebijakan dasar Adsense yang wajib diketahui
  • Pelanggaran yang paling sering terjadi di Indonesia dan bagaimana Anda bisa menghindarinya
  • Sesi tanya jawab
Mengoptimalkan pendapatan dengan DFP

Topik yang dibahas:
  • Mengenal DFP
  • Memanfaatkan teknologi DFP untuk manajemen iklan direct
  • Optimalkan pendapatan total dari berbagai Ad Network
  • Sesi tanya jawab
Sukses Dengan Google Search & Webmasters (Search Console)

Topik yang dibahas:
  • Mengenal cara kerja mesin pencarian Google
  • Update terbaru tentang Google Search
  • Mengenal Fitur Search Console
Demikian tentang "Webinar Google Adsense Indonesia" semoga ini bermanfaat bagi yang ingin dan sedang mendalami bisnis google adsense. Jangan lupa Follow website dan social media KontenWeb untuk mendapatkan informasi seputar google adsense, blogger dan ilmu listrik tentu-nya. Sampai jumpa kembali dan good luck for you.

Setting Robots.txt Untuk Adsense - Artikel tentang robots.txt yang telah saya publikasikan beberapa hari yang lalu menjelaskan bagaimana cara / setting default robots.txt berdasarkan webmaster google dan pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan kembali "setting robots.txt" untuk mendaftar adsense dan mengatasi masalah iklan adsense yang disebabkan karena pemblokiran perayap adsense oleh robots.txt.
Hapus User-agent: Mediapartners-Google Sebelum Mendaftar Adsense
Salah satu kunci sukses dalam periklanan adsense / mendaftarkan situs web ke adsese adalah dengan menyetting robots.txt agar tidak bertentangan dengan perayap adsense. Google memiliki banyak jenis spider atau bot (perangkat lunak yang digunakan Google untuk memproses dan mengindeks konten laman web) diantara nya adalah perayap adsense.

Jadi jika situs web merupakan mitra adsense atau akan mendaftar ke adsense sebaik-nya berikan akeses 100% ke perayap adsense untuk meng-crawl / mengakses semua bagian situs web Anda.

Setting Robots.txt Untuk Adsense

Jika situs menggunakan robots.txt default seperti yang saya jelaskan pada artikel sebelumnya silahkan hapus dua baris berikut dari file robots.txt;
[code type="Robots.txt"]User-agent: Mediapartners-Google
Disallow:[/code]
Dengan menghapus dua baris robots.txt akan memungkinkan perayap adsense mengakses konten situs web dan menyediakan iklan adsense pada situs web tersebut. Metode (settings robots.txt) ini merupakan rekomondasi google adsense dan dapat dipastikan ini tidak melanggar apapun dari kebijakan google adsense.

Merangkum semua artikel robots.txt

Saya paham anda mungkin sedikit pusing melihat artikel robots.txt yang berbeda-beda, Secara keseluruhan "final" settings robots.txt yang dapat saya jelaskan di situs web ini adalah sebagai berikut;
[code type="Robots.txt"]User-agent: *
Disallow: /search
Allow: /
Sitemap: https://yoursite.blogspot.com/sitemap.xml[/code]
Hanya gunakan file robots.txt seperti diatas pada setting robots.txt blogger dan webmaster jika situs web merupakan mitra google adsense atau ingin mendaftar adsense agar perayap adsense dapat merayapi laman situs web dan menampilkan iklan yang relevan di situs tersebut.

Perlu diingat jangan daftarkan situs jika baru saja merubah file robots.txt, tunggulah satu bulan setelah perubahan untuk memastikan perayap adsense telah kembali merayapi situs web anda.

Melihat Pengaturan Robots.txt Situs Web Lain

Saya fikir kamu mungkin perlu melihat pengaturan robots.txt dari situs web lain yang telah sukses di search engine dan periklanan google adsense untuk meyakinkan anda menyetting robots.txt anda. Ketik pada address bar browser google chrome example: site_target_name.blogspot.com/robots.txt untuk melihat pengaturan robots.txt dari situs web lain.

Copy and Open in new tab link below

www.tribunnews.com/robots.txt
www.viva.co.id/robots.txt

Demikian yang dapat saya jelaskan mengenai hubungan antara robots.txt dengan perayap adsense serta cara setting robots.txt yang baik dan benar berdasarkan pedoman google adsense. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali. Jangan lupa untuk subscribe & follow situs ini dengan email anda untuk mendapatkan informasi berikutnya.

Google Adsense: 2 Cara Membuat Iklan Link - Unit iklan tautan atau link ads di akun adsense baru tidak lagi tersedia di dashboard adsense, ada banyak perubahan yang signifikan pada adsense baru yang dibuat pada awal-awal 2019 ini, mulai dari tampilan, kebijakan dan peniadaan unit ikan yang dulunya tersedia di akun adsense lama.

Peniadaan iklan teks memang sudah resmi diumumkan oleh pihak google adsense, tetapi untuk iklan tautan atau link ads pihak google adsense belum menyatakan secara resmi apakah iklan link ditiadakan atau sekedar belum tersedia dan akan diupdate secara bertahap di waktu mendatang.
Terlepas dari itu semua saya akan memberikan trik membuat iklan link untuk adsense baru yang didashboardnya tidak tersedia link ads, metode yang saya terapkan untuk membuat iklan link yaitu dengan merubah iklan display menjadi iklan link melalui kode html iklan itu sendiri dan yang kedua adalah dengan memanfaatkan iklan matched content style list (text only).

Merubah Iklan Display Menjadi Iklan Tautan/Link Ads

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat iklan link (merubah iklan display menjadi iklan tautan/link ads).
  1. Login ke akun AdSense.
  2. Klik Ads.
  3. Klik Display ads.
  4. Beri nama unit iklan
  5. Di bagian "Display ad preview" pilih "Horizontal"
  6. Ad Size Pilih ukuran responsive, kemudian
  7. Klik Simpan dan dapatkan kode.
Selanjutnya kamu akan mendapatkan kode iklan adsense seperti contoh berikut ini;
[code type="Ads Code"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- nama-iklan-anda -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-394123456789"
     data-ad-slot="1111222"
     data-ad-format="auto"
     data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Pada tahap ini yang perlu kamu lakukan untuk membuat iklan link atau merubah iklan display menjadi iklan link ads adalah dengan merubah format iklan (data-ad-format="auto") menjadi data-ad-format="link", lihat contoh dibawah ini;
[code type="Ads Code"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- nama-iklan-anda -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-394123456789"
     data-ad-slot="1111222"
     data-ad-format="link"
     data-full-width-responsive="true"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Terakhir silahkan pasang unit iklan link anda ditempat yang anda inginkan, sederhana bukan. Trik membuat iklan link seperti ini sudah saya terapkan di blog ini, kamu bisa melihat link ads sekarang sudah berkibar difooter setiap artikel saya meskipun didashboard adsense saya tidak tersedia unit iklan link atau link ads.

Membuat Link Ads Dengan Widget Matched Content

Widget matched content type list (text only) juga merupakan alternatif yang baik untuk membuat iklan tautan atau link ads, cara membuat nya juga hampir sama dengan cara diatas yaitu dengan cara memodifikasi widget matched content dengan style list (text only) melalui kode html.

Kode yang digunakan untuk membuat iklan tautan / link ads via matched content seperti contoh gambar diatas adalah seperti berikut.
[code type="Ads Code"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- link-ads-via-matched-content -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-394123456789"
     data-ad-slot="1234567890"
     data-matched-content-ui-type="text"
     data-matched-content-rows-num="1"
     data-matched-content-columns-num="3"
     data-ad-format="autorelaxed"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]

Apakah metode membuat link ads seperti diatas sesuai dengan kebijakan adsense?

Untuk cara yang pertama sesuai atau tidak sesuai saya memang belum menguji dan belum mendalami masalah kebijakan trik ini lebih jauh dan saya juga belum menerima notifikasi pelanggaran mengenai hal ini, tetapi saya tetap mencobanya dan itu berhasil.

Sedangkan cara yang kedua sangat sesuai dengan kebijakan google adsense, karena dari google sendiri memang menyediakan banyak variasi untuk style matched content termasuk style list atau type text only.

Jika kamu merasa ragu untuk mencoba cara yang pertama sebaiknya skip saja dan tunggu nasib akun adsense dan blog saya dalam beberapa waktu mendatang, jadikan ini sebagai pengetahuan saja dan jangan lupa untuk berkunjung kembali.

Demikian saja cara membuat link ads/unit iklan tautan khusus untuk akun adsense baru yang didashboardnya tidak tersedia unit iklan link (link ads), selamat mencoba dan good luck for you.

Widget Matched Content Adsense dapat ditempatkan atau dipasang dibagian mana saja di situs web, sama seperti unit iklan adsense lainnya, tapi umumnya kebanyakan blogger menempatkan matched content ads dibagian terbawah halaman artikel, tepatnya diposisi postingan terkait atau related posts (menggantikan related posts dengan widget matched content adsense), dengan tujuan agar matched content adsense memiliki potensi klik yang cukup tinggi.
Matched Content Adsense
Di blogger, struktur template mungkin sedikit berbeda atara satu sama lain, untuk itu agar kamu benar-benar dapat memasang widget matched content adsense di bawah artikel, mari simak dengan seksama penjelasan berikut ini;

Temukan kode penutup halaman posts yaitu </article/> di dalam html template blog anda, kemudian pasang kode unit matched content ads tepat di bawahnya dengan format seperti berikut;
[code type="HTML"]<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div class='matched_ads_container' id='matched_ads'>

//kode unit matched content adsense disisni

</div>
</b:if>[/code]
Jika diterapkan dengan benar, teknik memasang matched content adsense seperti di atas 99% persen akan berhasil, tetapi itu masih merupakan teknik dasarnya saja, biasanya di bawah kode penutup halaman posts (artikel), terdapat beberapa kode widget lainnya seperti, widget share button, widget older dan next post dan kode widget related post seperti contoh berikut ini;
[code type="HTML"]</article>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<b:include name='postnextprev'/>
<b:include name='relatedpost'/>
</b:if>[/code]
Jika kamu ingin memasang matched content ads di atas related posts atau bahkan mengganti widget related posts dengan widget matched content adsense, kamu hanya perlu mengganti sebaris short kode related posts dengan kode widget matched content adsense.
[alert title="Pemberitahuan" icon="info-circle"]
Masing-masing template blogger bisa saja menggunakan id_name dan teknik short code yang berbeda, pahami terlebih dahulu sebelum menerapkan tutorial ini.
[/alert]
Contoh short code widget reated posts yang umum digunakan;
[code type="HTML"]<b:include name='relatedpost'/>[/code]
Atau
[code type="HTML"]<div class='related_posts' id='related_posts'/>[/code]
Sekarang cobalah sendiri, jika kamu seorang yang jeli dalam membaca maka kamu akan berhasil menerapkan tutorial ini (memasang widget matched content adsense di bawah artikel). Semoga bermanfaat dan sampai jumpa kembali di tutorial-tutorial adsense dan blogger berikutnya, semoga berhasil.

Cara Memindahkan Anchor Ads ke Bawah Layar - Bagaimana caranya agar iklan anchor/overlay ads hanya tampil atau muncul di bagian bawah layar saja atau di bagian footer situs web pada perangkat mobile? Auto ads google adsense memang dirancang untuk muncul di posisi acak (tidak tetap) termasuk anchor ads yang kadang muncul di bagian atas situs atau top site dan di bagian bawah situs atau bottom site).

Tetapi khusus untuk anchor ads google memberikan opsi tersendiri yang memungkinkan publisher untuk mengatur kemunculan anchor ads agar selalu di bagian bawah layar (bottom site). Simak penjelasannya berikut ini.
Untuk memindahkan iklan anchor ads agar tampil dibawah layar kamu hanya perlu melakukan penambahan kode overlays: {bottom: true} di bagian kode iklan auto ads. Lihat contoh di bawah ini.

Kode Default Auto Ads
[code type="JavaScript"]<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
          google_ad_client: "ca-pub-2805946000000582",
          enable_page_level_ads: true
     });
</script>[/code]
Setelah ditambahkan overlays: {bottom: true} maka akan terlihat seperti berikut;
[code type="JavaScript"]<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
          google_ad_client: "ca-pub-2805946000000582",
          enable_page_level_ads: true,
          overlays: {bottom: true}
     });
</script>[/code]
Silahkan copy kode auto ads google adsense yang sudah ditambahkan overlays: {bottom: true} dan ganti id publisher ca-pub-2805946000000582 dengan id publisher adsense anda sendiri kemudian pasang atau tempatkan di bawah kode <head> di html situs web anda agar iklan anchor ads selalu muncul di bagian bawah layar (bottom site).

Apakah penambahan script "overlays: {bottom: true}" sesuai dengan aturan adsense?

Jawaban nya tentu saja sesuai dan tidak melanggar peraturan adsense, kode tersebut saya temukan dari artikel bantuan google adsense nomor 7478225. Jika kamu ingin kebenarannya silahkan lihat pada link di bawah ini;

https://support.google.com/adsense/answer/7478225?hl=id

Demikian penjelasan saya mengenai cara memindahkan iklan Anchor/Overlay Ads ke bawah layar atau tetap muncul di bawah layar. Semoga ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang iklan adsense.

Cara Menghilangkan Judul Website Di Iklan Matched Content - Kamu mungkin sedang mengalami ini, yaitu muncul judul situs pada widget iklan matched content sehingga judul content menjadi tidak menonjol atau hanya sebagian yang tampil, sebenarnya ini masalah sederhana, widget matched content di rancang memiliki kemampuan menyesuaikan/mengikuti struktur template situs web.
Kasus ini serupa dengan yang saya jelaskan pada artikel saya yang lalu, yang membahas tentang meta tag untuk mengatur/menghilangkan judul situs yang mengawali judul halaman ketika di share social media. Jika kamu belum membacanya, saya akan menjelaskannya kembali disini, spesifik untuk mengatasi atau menghilangkan judul situs di iklan adsense matched content.

Permasalahannya ada pada meta tag seperti berikut ini;
[code type="HTML"]<meta expr:content='data:blog.pageTitle' property='og:title'/>
<meta expr:content='data:blog.pageTitle' name='twitter:title'/>
<meta expr:content='data:blog.pageTitle' itemprop='name'/>[/code]
Jika dilihat dari source halaman, browser akan merender tag conditional data:blog.pageTitle seperti terlihat pada contoh gambar dibawah ini, dengan posisi judul situs disebelah kiri kemudian disusul dengan judul halaman.
Meta Tag Title
Sehingga widget matched content juga menampilkan konten atau artikel anda dengan cara yang sama, untuk merubah metode perenderan tersebut kamu hanya perlu mengganti tag conditional data:blog.pageTitle menjadi data:blog.pageName sehingga judul situs akan berpindah kesebelah kanan dan tidak ditampilkan di iklan matched content.

Catatan:
  • Tidak semua meta tag harus dirubah, jika ketiga meta tag diatas ada di template blog anda, cukup ganti salah satunya saja,
  • Tag conditional data:blog.pageName hanya ditujukan pada halaman post, di halaman beranda itu tidak akan bekerja sama sekali.
  • Jika ingin merubahnya maka sebaiknya pisahkan antara meta tag halaman beranda dengan halaman posts.
Sekarang saya akan mencontohkan bagaima cara memisahkan meta tag halaman beranda dan meta tag halaman post, lihat contoh lengkap dibawah ini;
[code type="Meta Tag"]<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<meta expr:content='data:blog.pageTitle' property='og:title'/>
<meta expr:content='data:blog.pageTitle' name='twitter:title'/>
<b:else/>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;error_page&quot;'>
<meta expr:content='data:blog.pageName' property='og:title'/>
<meta expr:content='data:blog.pageName' name='twitter:title'/>
</b:if>
</b:if>[/code]
Meta tag yang berada di dalam tag conditional <b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'> di tujukan untuk ulr homepage atau halaman beranda, sedangkan

Meta tag yang berada di dalam tag conditional <b:if cond='data:blog.pageType != &quot;error_page&quot;'> ditujukan untuk semua post kecuali halaman 404 (errorpage). Dengan demikian robot matched content adsense akan segera paham bagaimana harusnya halaman anda dirender dan ditampilkan.

Cobalah sekarang dan beritahukan kepada kami apakah trik ini benar-benar berkerja 100% atau tidak, semoga berhasil dan sampai jumpa kembali di tutorial yang akan datang.