Halo publisher, apakah kamu pernah berfikir untuk memasang kode iklan adsense dari A ke situs B? Kira kira apa yang akan terjadi jika hal itu dilakukan? Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan kepada teman-teman publisher mengenai eksperiment ini, yaitu memasang kode iklan konten yang sesuai (matched content) dari situs A ke situs B. Eeksperimen ini mungkin akan membuat anda tercengang karena dalam sejarah adsense tidak pernah menganjurkan hal ini, kode iklan konten yang sesuai harusnya dipasang pada situs yang didukung saja atau yang tertera di daftar kelayakan iklan yang sesuai (matched content).
Tetapi saya mencoba memberanikan diri untuk mencoba eksperimen ini dan hasilnya sungguh tidak diduga, widget iklan konten yang sesuai tayang di situs saya yang tadinya belum layak menampilkan iklan konten yang sesuai (matched content ads). Dan yang paling mencengangkan, tidak butuh waktu lama google adsense benar-benar menyetujui iklan konten yang sesuai untuk tayang di situs tersebut meskipun situs tersebut tidak update dan memiliki trafik yang relatif rendah.

Jika kamu ingin mencoba eksperimen serupa, sebaiknya baca terlebih dahulu penjelasan saya berikut ini, karena saya tidak menanggung resiko jika nantinya google mengambil tindakan tegas.

Studi Kasus

Baca dengan teliti dan pahami 2 poin dibawah ini yang saya jadikan studi kasus atau acuan keberhasilan dalam eksperimen ini.
  • Kedua situs berada dalam monetisasi akun adsense yang sama (satu akun adsense).
  • Widget konten yang sesuai (matched content) memang sudah tersedia untuk situs A, tetapi belum tersedia untuk situs B.
  • Kedua situs mematuhi semua peraturan yang menjadi kebijakan google adsense.
Kamu mungkin berfikir, hal apa yang mendorong saya melakukan eksperimen atau percobaan ini, saya tidak melakukan eksperimen ini secara buta, ada beberapa hal yang meyakinkan saya untuk melakukannya selain dari 3 poin yang telah saya jelaskan diatas.
  1. Kode iklan adsense selain widget matched content bisa atau boleh dipasang di situs mana saja yang sudah disetujui oleh adsense.
  2. Kode iklan adsense dengan kode iklan display misalnya hanya berbeda pada format ad dan id unit iklan saja.
  3. Google adsense hanya menghukum situs (tidak sampai banned akun adsense) jika pelanggaran yang dilakukan masih dalam kategori pelanggaran tingkat rendah, seperti kesalahan pemasangan kode iklan yang menutupi sebagian halaman.
Kekurangan & Kelebihan

Iklan konten yang sesuai memang bisa tayang di situs B yang belum disetujui, tetapi ada sedikit kekurangan dan kelebihan sebelum situs B benar-benar di acc oleh google adsense untuk menggunakan unit iklan konten yang sesuai, yaitu:
  • Meskipun belum ada persetujuan yang sah, konten yang sesuai yang ditampilkan pada widget matched content merupakan konten yang berasal dari situs masing-masing (tidak tercampur aduk).
  • Anda tidak dapat membedakan pengaturan iklan konten yang sesuai, keduanya berada dalam pengaturan yang sama.
  • Tampilan iklan konten yang sesuai tetap bisa dibedakan atau di edit melalui modifikasi kode iklan, sesuai dengan petunjuk google.
Artikel ini dibuat sesuai apa adanya, dan benar-benar saya lakukan dan akun adsense dan situs saya masih aman sampai sekarang, tidak ada pesan peringatan pelanggaran terkait eksperimen ini, Jika kamu ingin mencoba, maka coba saja tidak ada larangan untuk melakukan eksperimen ini, tetapi ingan konsekuensi atau resiko yang mungkin terjadi ditanggung oleh anda masing-masing.

Jika masih baru bermain adsense, sebaiknya abaikan eksperimen ini, dan baca artikel-artikel adsense saya yang lain, yang membahas tentang eksperimen adsense yang sesuai dengan kebijakan adsense (tidak melanggar pedoman kebijakan adsense).

Halo publisher adsense, kali ini saya akan berbagi trik atau cara mengatasi iklan adsense responsive yang tidak muncul atau blank, mungkin kamu salah satu yang pernah atau sedang mengalami hal ini. Untuk ini mari kita simak penjelasan berikut ini mengenai penyebab iklan adsense jika responsive tidak muncul padahal status iklan sudah aktif bahkan muncul jika posisi iklan dipindahkan ke tempat lain.

Penyebab Iklan Responsive Tidak Muncul

Script iklan adsense pada dasarnya dikembangkan dengan teknologi cangih dan ditangani oleh pakar-pakar pemograman dengan kemampuan di atas rata-rata.

Jadi jika iklan responsive google adsense tidak muncul atau tidak tampil, itu disebabkan oleh satu hal saja yaitu template website/blog yang kamu gunakan tidak mendukung style responsive adsense (true).

Tapi kamu tentang saja, kamu tidak perlu mengganti template untuk dapat menggunakan iklan responsive adsense karena disini saya akan memberikan solusinya dengan 3 cara yang berbeda sekaligus.

Cara Mengatasi Masalah Iklan Responsive Yang Tidak Muncul (Tidak Tampil).

  • Cara pertama - Edit kode iklan adsense dan hapus kode responsive (data-full-width-responsive="true")dari kode iklan adsense kemudian pasang kembali, Kemudian refresh halaman web untuk melihat apakah iklan responsive bisa tampil dengan cara itu.
  • Cara ke-dua - Gunakan iklan responsive dengan ukuran yang spesifik (memiliki nilai height dan width), kamu dapat melihat cara membuat iklan responsive dengan ukuran yang spesifik pada artikel saya yang sebelumnya. Lihat cara membuat iklan responsive dengan ukuran spesifik.
  • Cara ke-tiga - Buat container baru yang memiliki ukuran spesifik dan sisipkan kode iklan di dalam container tersebut seperti contoh dibawah ini.
[code type="HTML"]<div class="ad_container">

<--kode iklan adsense disini-->

</div>[/code]
Tambahkan juga kode css berikut ini untuk memberikan style responsive pada ad_container dengan ukuran yang spesifik.
[code type="CSS"].ad_container{min-width:400px;max-width:970px;width:100%;height:90px}[/code]
Saya fikir dengan salah satu cara di atas masalah iklan responsive yang tidak muncul (tidak tampil) akan teratasi. Jika masih belum muncul juga silahkan coba kombinasikan cara pertama dan cara ketiga yaitu membuat container baru yang memiliki nilai height dan width kemudian hapus style responsive data-full-width-responsive="true" dari kode iklan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Inline Css Kode Iklan AdSense

Bagaimana publisher? Mudah bukan untuk mengatasi masalah iklan responsive google adsense yang tidak muncul atau tidak tampil. Saya fikir cara ini lebih baik untuk mengatasinya daripada harus mengganti template yang belum tentu tidak memiliki permasalahan serupa.

Google adsense sangat merekomendasikan iklan responsive kepada pada para publisher karena iklan responsive memiliki potensi penayangan iklan yang lebih banyak dari pengiklan dibandingkan iklan dengan ukuran fixed. Maka dari itu saya akan menjelaskan cara merubah iklan adsense dengan ukuran fixed menjadi responsive.

Google adsense memang menyediakan fitur edit di dashboard adsense pada setiap unit iklan yang memudahkan publisher untuk merubah ukuran iklan stye iklan.

Tetapi disini saya bukan untuk menjelaskan itu, melainkan merubah ukuran iklan fixed menjadi responsive dengan melalui eksperimen pengeditan kode iklan adsense.
[Studi Kasus] - Di sidebar template blog yang digunakan website kontenweb.com tidak mendukung ukuran iklan responsive, jadi jika saya ingin memasang iklan adsense di sidebar, kode iklan harus memiliki nilai height dan width agar fitur sticky website saya tidak error.

Tetapi disisi lain saya juga ingin mendapatkan lebih banyak penayangan iklan, maka dari itu saya harus melakukan eksperimen ini yaitu merubah kode iklan ukuran fixed agar responsive dengan teknik codding yang sesuai dengan kebijakan google adsense.

Jika kamu mengalami hal serupa maka ini adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah anda. Simak dengan baik panduan eksperimen adsense ini.

Merubah Kode Iklan Adsense Ukuran Fixed Jadi Responsive.

Pertama coba perhatikan contoh kode iklan adsense dengan ukuran fixed atau ukuran tetap dibawah ini.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Selanjutnya tambahkan class_name baru pada tag pembukaan ins, misalnya ad_responsive1 dan hapus style css yang ada pada kode iklan yaitu: style="display:inline-block;width:336px;height:600px", sehingga kode iklan terlihat menjadi seperti berikut.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle ad_responsive1"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Kemudian buat style css @media screen yang disesuaikan dengan template website anda seperti contoh berikut.
[code type="AdCss"]<style>
.ad_responsive1{ width:300px;height:600px;}
@media screen and (max-width:460px){.ad_responsive1{width:336px;height:280px;}}
@media screen and (max-width:350px){.ad_responsive1{width:300px;height:250px;}}
</style>[/code]
Jika anda sudah ahli di bidang css dan html, anda dapat mengimpor langsung style css ad responsive ke dalam internal css situs web anda, Tetapi jika anda adalah pemula sebaiknya gabungkan kode iklan dan css responsive menjadi satu, sehingga pemasangan kode iklan akan menjadi seperti contoh dibawah ini.
[code type="AdCode"]<style>
.ad_responsive1{width:300px;height:600px;}
@media screen and (max-width:460px){.ad_responsive1{width:336px;height:280px;}}
@media screen and (max-width:350px){.ad_responsive1{width:300px;height:250px;}}
</style>
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle ad_responsive1"
     data-ad-client="ca-pub-0000005555111111"
     data-ad-slot="0006666666"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Eksperimen atau pegeditan kode iklan adsense seperti yang saya contohkan diatas sebenarnya sudah dijelaskan google pada halaman bantuan mereka dan dapat dipastikan ini tidak melanggar kebijakan google adsense.

Tips Membuat Iklan Responsive Dengan Ukuran Yang Spesifik

Dalam mengubah kode iklan adsense ukuran fixed menjadi responsive di semua ukuran layar smartphone, tablet maupun dekstop ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu;
  • Ukuran iklan tidak boleh melebihi ukuran kueri css @media screen atau ukuran per lebar layar.
  • Gunakan size/ukuran iklan yang direkomendasikan oleh pihak google adsense, jangan sesekali membuat nilai width dan height secara sembarang (ukuran yang tidak didukung oleh adsense).
Lihat ukuran iklan yang didukung oleh adsense pada link dibawah ini agar anda tidak salah dalam merubah iklan adsense ukuran tetap (fixed) menjadi responsive.
https://support.google.com/admanager/answer/1100453?hl=id
Dengan teknik peng-kode-an iklan adsense seperti diatas, maka iklan dengan ukuran tetap (fixed) tetap bisa responsive di semua ukuran alayar baik itu layar smartphone, tablet maupun dekstop atau PC.

Terlebih lagi jika anda menglami hal yang sama seperti saya seperti studi kasus diatas maka ini adalah satu-satunya cara yang tepat untuk mengatasinya (merubah iklan adsense ukuran tetap (fixed) menjadi responsive atau membuat iklan responsive dengan ukuran yang spesifik).

Loading ketika pemuatan halaman web seringkali terbebani oleh kode iklan terutama kode iklan yang mengandung banyak inline css, kita semua mungkin sudah tahu bahwa inline css pada setiap elemen html apapun di situs web akan memberikan sedikit hambatan pada saat pemuatan halaman web. Untuk itu disini saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang bagaimana cara menghilangkan inline css khusus nya inline css yang ada pada html kode iklan AdSense.
Memang kita tidak bisa menghilangkan semua permasalahan perenderan yang disebabkan oleh inline css pada kode iklan adsense, karena sejatinya kita tidak punya akses yang luas untuk mengelola script, css dan kode html iklan adsense.

Tetapi setidaknya meskipun sedikit yang bisa kita akses, inline css pada kode iklan adsense tetap harus dihilangkan demi mengutamakan kelancaran pemuatan halaman web.
  • Apakah boleh mengedit dan merubah kode iklan adsense?
  • Apakah merubah kode iklan adsense akan menyebabkan pelanggaran kebijakan (FAQ) adsense?
  • Apakah merubah kode iklan adsense akan menyebabkan banned?
Pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin ada dibenak kalian terutama publisher yang baru saja bermitra dengan adsense, untuk menghilangkan keraguan anda dalam melakukan eksperimen dengan kode iklan adsense maka saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas sebelum kita sampai ke experiment yang sesungguhnya yaitu menghilangkan inline css dari kode iklan adsense.

Jawaban dari tiga pertanyaan di atas akan saya rangkum menjadi satu jawaban yang kongkrit dengan bukti valid. Google adsense tidak melarang publisher untuk bereksperimen (merubah kode iklan) selama eksperimen tersebut masih sesuai dengan kebijakan adsense. Lihat pedoman kebijakan adsense mengenai pengeditan kode iklan adsense.
https://support.google.com/adsense/answer/1354736?hl=id
Jika sebelumnya kamu telah membaca semua pedoman kebijakan adsense maka lewati langkah itu, dan kita mulai tutorial cara menghilangkan inline css pada kode iklan adsense. Berikut adalah kode standar iklan adsense.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Sebelum menghapus kode inline css pada iklan adsense yang harus dilakukan pertama sekali adalah menambahkan class name baru pada elemen ins (tag pembuka ins). Class name baru boleh menggunakan kombinasi huruf dan angka misalnya "iklan_sidebar336". Sehingga kode iklan adsense akan menjadi seperti berikut.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle iklan_sidebar336"
     style="display:inline-block;width:336px;height:280px"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]
Setelah class name baru ditambahkan, silakan hapus kode inline css nya yaitu:
[code type="Css"]style="display:inline-block;width:336px;height:280px"[/code]
Sehingga kode iklan adsense menjadi seperti yang terlihat berikut ini.
[code type="AdScript"]<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<ins class="adsbygoogle iklan_sidebar336"
     data-ad-client="ca-pub-4209467777222222"
     data-ad-slot="8247777777"></ins>
<script>
     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>[/code]Notes: Penambahan class name yang lebih baik adalah menggunakan kata dengan bahasa inggris dan tidak mengarahkannya ke kata kunci tertentu.

Langkah itu belum selesai, selanjutnya anda harus mengganti kode inline css yang dihapus dengan kode internal css (non-inline) dan menambahkannya ke kumpulan internal css di dalam html template web anda. Jika kamu menggunakan platform blogger kode css ditambahkan tepat di atas kode ]]></b:skin>.

Kode Internal Css (Non-inline)
[code type="Css"]//kode wajib
.adsbygoogle{display:block}

//kode yang harus disesuaikan
.iklan_sidebar336{height: 280px;width: 336px}[/code]
Saya harap artikel ini dapat memberikan pemahaman yang baik dalam bereksperimen dengan kode iklan adsense seperti menghilangkan atau merubah inline css menjadi internal css. Prinsip dasarnya google adsense tidak terlalu membatasi keleluasaan publisher dalam melakukan eksperimen asal masih dalam batas yang wajar yang sesuai dengan kebijakan adsense.

Eksperimen ini benar-benar telah admin terapkan di situs ini, untuk melihat kebenarannya silahkan lihat view source halaman ini dengan menekankan tombol Ctrl + U atau melalui link dengan format view-source:url_halaman.

Kode iklan adsense pada bagian halaman dan sidebar website kontenweb.com benar-benar tidak menggunakan inline css, semua sudah di conversi dari inline ke internal css. Selamat mencoba dan sampai jumpa kembali di eksperimen-eksperimen adsense yang akan datang.

Apa yang dimaksud dengan mapping content website? Mapping content secara bahasa dapat diartikan dengan "Pemetaan Konten", Secara gamblang pemahaman tentang mapping content dapat didefinisikan sebagai perencanaan strategi untuk menentukan arah atau niche sebelum membuat website dan strategi penataan/penempatan konten berdasarkan kelompok (kategori), jenis dan isi konten itu sendiri dengan tepat agar selaras dengan website.
Content mapping disebut juga sebagai strategi pemasaran konten, Jika anda memetakan konten dengan benar, maka anda dapat menyajikan konten yang tepat, untuk orang yang tepat, pada waktu yang tepat.

Dalam skala besar mapping konten sebenarnya melibatkan banyak hal seperti waktu, pengenalan pasar dan sebagainya juga harus dipikirkan dengan matang. Tetapi disini saya hanya akan fokus ke pemetaan dan penataan konten saja.

Tujuan Dan Manfaat

Pada dasarnya content mapping bertujuan untuk membuat website dan konten menjadi selaras dan lebih terstruktur. Dengan demikian website akan menjadi lebih mudah dikenali oleh mesin telusur dan user friendly sehingga efek positif dari itu dapat meningkatkan view dan interaksi pengguna di situs web.

Manfaat lainnya dari penerapan content mapping yang baik dan benar adalah sebagai berikut:
  1. Meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di situs web.
  2. Meningkatkan interaksi pengguna (click view).
  3. Meningkatkan kualitas halaman di mesin pencari SEO.
  4. Membantu mesin telusur memahami isi website.
  5. Memudahkan pengguna untuk memahami situs web.
Tanpa kamu sadari sebenarnya strategi ini mungkin telah anda lakukan sebelumnya (content mapping). Akan tetapi apakah kamu yakin bahwa kamu telah melakukannya (content mapping) dengan benar? Untuk itu mari kita simak dengan baik penjelasan tentang bagaimana cara melakukan content mapping dengan baik dan benar.

Cara Melakukan Content Mapping Dengan Baik Dan Benar.

#Pertama - Pikirkan dengan matang judul website yang sesuai dengan konten yang akan anda muat.

Contoh:

Jika anda akan membuat website tentang SEO maka pastikan judul website yang akan dibuat mengandung kata kunci "SEO".

#Kedua - Gunakan kategori dengan istilah yang mampu menjelaskan halaman dan konten anda dengan spesifik.

#Ketiga - Masukkan / kelompokkan konten kedalam kategori yang tepat.

Contoh:

Kategori "Artikel" dan "Tutorial", Pada dasarnya semua konten website yang berisi teks disebut dengan artikel, tetapi dalam penerapan content mapping sebaiknya jangan memasukkan konten tutorial kedalam kategori artikel, begitu juga sebaliknya.

Coba perhatikan sejenak bagaimana situs web ini melakukan content mapping, saya tidak menambahkan artikel ini kedalam kategori tips maupun tutorial, karena ini adalah artikel penjelasan-penjelasan.

#Keempat - Jangan masukkan konten anda kedalam kategori yang terlalu banyak apa lagi kedalam kategori yang tidak seharusnya.

Mungkin kamu pernah melihat situs-situs web personal yang tidak ditangani dengan profesional, sehingga ketika di navigasi website yang hanya menampilkan konten yang itu-itu saja.

#Kelima - Jika situs memiliki banyak jenis produk/konten dan terpaksa harus memasukkannya kedalam kategori dan sub_kategori, pastikan anda melakukannya dengan benar.

Tampilan Fisik Content Mapping

Pada akhirnya content mapping akan mengarahkan anda ke tampilan fisik yang nyata agar pengunjung situs dapat berinteraksi di situs web anda, dari sebagian besar wacana di atas akan sia-sia jika kamu tidak menampilkan nya ke tampilan fisik.

Lalu apa saja fitur yang dapat mewujudkan content mapping ke tampilan fisik.
  • Menu Navigasi
  • Tag Label (Category)
  • Artikel Terkait / Produk Terkait
  • Breadcrumb
Pastikan semua elemen interaktif di atas mampu mengarahkan pengunjung website anda ke tujuan mereka dengan tepat. Seperti yang anda lihat pada contoh gambar dibawah ini.
Maksudnya ketika pengunjung situs web anda membuka halaman tetang schema maka rekomendasikan konten-konten schema yang benar-benar dapat membantu pengunjung anda. Hal itu hanya bisa dicapai dengan metode content mapping yang baik dan benar serta dukungan thema website yang mampu mewujudkan strategi mapping konten yang anda lakukan ke tampilan fisik.

Quote: Setiap pengunjung yang datang ke situs web anda membawa misi atau tujuan atau hal-hal yang ingin mereka ingin tahu, jadi jangan sia-siakan kesempatan itu, rekomendasikan dengan tepat semua hal yang berkenaan erat dengan yang mereka cari atau butuhkan.

Baca Juga: Penentuan Langkah Awal Dan Strategi Membangun Situs Blog

Demikian saja penjelasan saya tentang content mapping di website dan cara penerapannya, semoga ini menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat di dunia blogging yang menyenangkan ini.

Panduan Lengkap Memasang Iklan In-feed Ads - Sesuai dengan namanya yaitu "in-feed ads" iklan ini khusus untuk di pasang di antara postingan (homepage) dan halaman post navigasi, selain itu iklan infeed ads google adsense juga dapat dipasang di widget posts seperti popular post. Apa yang berada dengan tutorial cara memasang iklan in-feed ads dengan cara memasang kode iklan lainnya? Perbedaannya ada pada penempatan dan penerapan kode iklan nya saja, maka dari itu harap dibaca dengan teliti untuk menghindari kesalahan ketika pemasangan.

Menyiapkan Kode Iklan In-feed Ads

Siapkan kode iklan in-feed ads sesuai dengan arahan ini untuk menysuaikan thumbnail iklan yang lebih sesuai dengan posts website anda.
  1. Login ke Adsense, kemudian
  2. Pilih Tab "Ads" dan pilih "Ad unit > "In-feed ads",
  3. Masukkan URL situs > Dekstop Mode dan klik "Scane The Page",
  4. Kemudian perhatikan Ad Preview atau thumbnail iklan infeed ads yang ditampilkan.
  5. Klik Next untuk melanjutkan
  6. Tambahkan nama unit iklan kemudian atur ulang thumbnail ikla in-feed pada tab image.
Jika thumbnail posts di situs web anda memiliki lebar kurang dari 200px maka itu akan sangat bagus karena thumbnail iklan in-feed tidak dapat melebihi nilai lebar diatas 200px. Jika lebar thumbnail posts dibawah 190px atau dibawah nilai lebar 200px kamu juga dapat mengatur thumbnail iklan in-feed ads kurang dari 200px, lihat contoh setting thumbnail iklan in-feed dibawah ini;
Setelah selesai lanjutkan proses menyaiapkan iklan infeed ads dengan mengklik save and get code.

Memasang Iklan In-Feed Di Antara Posts

  1. Masuk Ke Blogger > Template > Edit HTML
  2. Kemudian cari kode <b:loop values='data:posts' var='post'>, biasanya kode tersebut lebih dari satu, untuk lebih spesifik kode yang dimaksud adalah yang berada di bawah kode id='Blog1' (tidak jauh dari situ). Lebih spesifik lagi kode tersebut dekat dengan kode <div class='blog-posts hfeed' id='mainblog'>.
  3. Selanjutnya silahkan ganti kode <b:loop values='data:posts' var='post'> dengan kode berikut ini.
[code type="HTML"]<b:loop myfeed='feednya' values='data:posts' var='post'>[/code]
Kemudian tambahkan lagi di bawah-nya kode berikut ini beserta kode iklan in-feed ads[code type="HTML"]<b:if cond='(data:feednya+1)%3==0'>

//tambahkan kode iklan in-feed disini

</b:if>[/code]

Penyederhanaan Langkah.

Agar tidak bingung saya akan menyederhanakan langkah-langkah pemasangan iklan in-feed ads yang telah dijelaskan diatas kemudian mengatur jumlah sisipan iklan yang akan ditampilkan, berikut ringkasannya;

Cari kode <b:loop values='data:posts' var='post'> yang paling dekat dengan widget Blog1, kemudian ganti dengan kode dibawah ini;
[code type="HTML"]<b:loop myfeed='feednya' values='data:posts' var='post'>
   <b:if cond='(data:feednya+1)%3==0'>

<!--Ganti Baris ini Dengan Script Iklan Infeed Ads-->

</b:if>[/code]
Keterangan:
  • Untuk mengatur jumlah iklan in-feed yang ditampilkan di antara feed posts website anda harap simak beberapa poin di bawah ini;
  • Kode (data:feednya+1) befungsi untuk menampilkan iklan dibawah post pertama
  • Kode %3==0 berfungsi untuk mengatur sisipan iklan.
Contoh: Jika pada feed posts menampilkan postingan sebanyak 7 post maka akan disisipkan 3 iklan in-feed ads, jika laman berisi 5 post maka akan muncul 2 iklan in-feed ads.
Jadi, jika hanya ingin menampilkan 2 iklan in-feed ads pada halaman website, kamu hanya perlu meubah "%3" menjadi "%2".

InFeed Ads Di Antara Popular Post

Langkah-langkah memasang iklan in-feed di antara popular post masih sama dengan tutorial diatas, yang membedakan-nya adalah kode <b:loop values='data:posts' var='post'> yang di edit adalah kode yang berada di dalam tag widget popular post;
  1. Masuk ke blogger > template > edit html
  2. Klik lompati ke widget dan pilih popular post
  3. Luaskan kode widget popular post untuk melihat kode <b:loop values='data:posts' var='post'>.

Keistimewaan Iklan In-Feed Ads

Dari sisi earning atau cpc, iklan infeed ads mungkin masih sama dengan unit iklan lainnya, akan tetapi ada keistimewaan unit iklan infeed ads yaitu, publisher dapat menyesuaikan tampilan iklan in-feed ads nyaris mirip dengan tampilan feed post di situs web.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ik berpotensi mendapatkan klik dan penayangan iklan yang lebih positif sehingga dapat meningkatkan penghasilan anda. [Demo].

Demikian cara memasang, mengatur thumbnail dan jumlah iklan in-feed ads yang muncul di antara post dan popular posts, semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan kita semua.

Beberapa bagian dari halaman interaktif di situs web seperti baru menu atau yang lainnya mungkin perlu ada yang di tonjolkan seperti tombol login atau tombol follow blog agar mudah dilihat oleh pengguna dan mendapatkan interaksi atau tindakan yang lebih positif dari pengunjung situs web sesuai dengan yang kita harapkan.

Maka dari itu kita perlu membuat strategi kecil dengan menyoroti elemen interaktif yang penting dengan memberikan warna yang berbeda dengan elemen interaktif lainnya.
Jika kamu pernah melihat situs-situs web raksasa yang memerlukan tindakan lebih dari pengguna, mereka juga melakukan strategi ini, yaitu menyoroti elemen interaktif dengan membuat warna yang berbeda dengan halaman interaktif lainnya, bahkan dari sekian banyak situs web milik google juga melakukan hal serupa.

Lalu bagaimana cara menyoroti elemen interaktif seperti menu navigasi agar mendapatkan lebih banyak interaksi dari pengunjung? Mari kita simak penjelasan berikut ini.

Cara Membuat Warna Berbeda (Sorotan) Pada Menu Navigasi.

Sebagai contoh kode menu navigasi di website anda menggunakan kode html seperti di bawah ini;
[code type="HTML"]<div id='menunaviy'>
<nav id='topmenu'>
<ul>
<li><a href='url'>About</a></li>
<li><a href='url'>Contact</a></li>
<li><a href='url'>Privacy Policy</a></li>
<li><a href='url'>Disclaimer</a></li>
<li><a href='url'>Login</a></li>
</ul>
</nav>
</div>[/code]
Kemudian tambahkan class='currentmenu' pada link menu yang akan disoroti misalnya menu Login, sehingga menjadi seperti yang terlihat di bawah ini;
[code type="HTML"]<li><a class='currentmenu' href='url'>Login</a></li>[/code]
Selanjutnya gunakan css berikut untuk membuat warna yang berbeda pada menunavigasi agar lebih menonjol dari elemen interaktif lainnya.
[code type="Css"]a.currentmenu{background-color:#008066;color:#fafafa;font-weight:bold;width:auto;border-radius:5px}
a.currentmenu:hover{background-color:#656666;}[/code]
Catatan: Kamu dapat menambahkan css "line-height:30px" untuk style tambahan untuk mendapatkan efek sorotan yang lebih memukau, tetapi jika itu digunakan, kamu juga harus menyeting tinggi line atau line-height menunavigasi setara dengan 30px.

Selesai...!

Bagaimana jika kode html menu dibuat dengan kode otomatis seperti script dan widget pagelist di blogger? Untuk versi yang seperti ini sebenarnya lebih mudah, kamu hanya perlu menambahkan css seperti berikut ini tanpa melekukan pengeditan di bagian html.

[code type="Css"]//css ini hanya sample saja, ini mungkin tidak cocok dengan format id atau class di html web anda.
#topmenu li:last-child{background-color:#008066;color:#fafafa;font-weight:bold;width:auto;border-radius:5px;height:30px;line-height:30px}[/code]
Jika yang akan di sorot adalah menu paling kanan atau akhir maka gunakan target elemen ul li:last-child atau jika yang akan di sorot adalah paling kiri menu gunakan target elemen ul li:first-child.

Lihat demo sorotan menu_navigasi pada link dibawah ini;

Demo #1
https://borisinil.blogspot.com
Demo #2
https://athiyablog.blogspot.com
Saya pikir sampai disini saja tutorial "cara menyoroti menu navigasi" atau membuat warna yang berda pada menunavigasi. Semoga saja totorial ini menjadi ilmu yang bermanfaat untuk anda dan dapat membantu anda dalam meningkatkan interaksi pengunjung di situs web.